Pertamina: Stok Premium Makassar Aman dan Normal
Selasa, 12 Jul 2005 16:05 WIB
Makassar - Pertamina membantah telah terjadi kelangkaan BBM, terutama premium di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pertamina telah memasok premium dalam jumlah besar. Saat ini, stoknya mencapai 11.000 kiloliter. Demikian klarifikasi dari Pertamina yang dikirimkan Pjs Manajer Hubungan Pemerintahan & Kelembagaan Djauhari Kunsetyanto kepada redaksi detikcom, Selasa (12/7/2005) pukul 14.00 WIB. Tanggapan dari Pertamina ini sebagai respons terhadap berita situs ini yang dipublikasikan pukul 10.49 WIB dengan judul 'BBM di Makassar Kembali Langka, Antrean di SPBU Panjang.' Menurut Pertamina, pada Senin (11/7/2005) kemarin memang terjadi antrean di beberapa SPBU yang berada di Kota Makassar, tetapi hal tersebut sudah jauh berkurang pada Selasa (12/7/2005). Kondisi antrean mengisi premium di Kota Makassar terjadi setelah pada Senin (11/7/2005) penyaluran premium untuk Kota Makassar mencapai angka 970 kiloliter.Stok untuk Kota Makassar per hari ini untuk premium adalah sebesar 11.000 kiloliter dengan rata-rata realisasi penyaluran sebesar 850 kiloliter per hari. Jadi seharusnya kondisi stok premium untuk Kota Makassar dalam kondisi aman dan normal. Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying demi menjaga kondisi yang aman dan kondusif.Antrean di SPBU Mulai Normal Sementara itu, pemantauan detikcom di dua SPBU di Jl. Andi Pettarani pada pukul 16.00 Wita, Selasa (12/7/2005) memang sudah normal. Sebelumnya, pada pagi hari, dua SPBU tersebut dipenuhi antrean puluhan kendaraan. Salah satu petugas SPBU yang berada di depan Sentra Yamaha di Jl. Andi Pettarani, Ahmad mengaku, pihaknya baru mendapatkan pasokan BBM pada pukul 14.30 Wita. "Sekarang sudah normal, sejak pukul 14.30," kata Ahmad. Ahmad juga membenarkan bahwa sebelum pukul 14.30 Wita, di SPBU-nya terdapat antrean kendaraan dan stok premium di SPBU-nya menipis. Tiap hari, SPBU ini dipasok BBM sekitar 30 ton. Jumlah pasokan ini berkurang dari hari-hari sebelumnya. Dulu, SPBU ini bisa dipasok hingga 50 ton. Pemandangan yang sama juga terlihat di SPBU di Jl. Andi Pettarani, di samping Yayasan Hambrawati. SPBU ini juga telah dipasok BBM sekitar pukul 14.30 WITA. Meski stok sudah normal, namun tetap ada antrean 20-an sepeda motor. Sedangkan SPBU di Jl. Perintis Kemerdekaan, juga telah normal. Pada pagi hari, stok Premium di SPBU ini habis. Menurut salah seorang petugas SPBU, pasokan BBM baru tiba pukul 12.00 Wita.
(asy/)











































