Riswandha: Keukeuh ke Luar Negeri, Anggota DPR Tak Peka
Selasa, 12 Jul 2005 15:22 WIB
Jakarta - Rencana lawatan anggota dewan ke luar negeri kembali menuai kecaman. Menurut pengamat politik Riswandha Imawan, jika anggota dewan tetap jalan-jalan ke luar negeri itu menunjukkan mereka tidak peka terhadap kondisi rakyat yang sedang kritis.Menurut Riswandha, yang ditemui wartawan usai acara yang digelar Asosiasi DPRD Kabupaten se-Indonesia di Hotel Sahid Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Selasa (12/7/2005), kepergian anggota DPR ke luar negeri untuk studi banding itu tidak ada urgensinya. "Wakil rakyat kan seharusnya menjadi representasi paling sempurna dari masyarakatnya. Kalau mereka sampai ke luar negeri berarti mereka sangat tidak peka terhadap rakyatnya," ujar dosen Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ini.Rencana jalan-jalan ke luar negeri ini diusung oleh tiga badan di DPR, yakni Komisi I DPR, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), dan Badan Legislatif (Baleg).Komisi I berencana untuk berangkat ke Australia. Kepergian sejumlah pimpinan Komisi I ke Negeri Kanguru dalam rangka saling dengar pendapat antarparlemen dan pemerintah Australia.BURT, yang beranggotakan 30 orang, akan melakukan studi banding ke Korea Selatan (Korsel) dan Thailand pada awal Agustus 2005. Sedang Baleg dijadwalkan melakukan studi banding ke Prancis dan Amerika Serikat pada Juli ini.
(gtp/)











































