Wiranto hingga Panglima TNI Ikut Operasi di Mako Brimob

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 10 Mei 2018 08:24 WIB
Menko Polhukam Wiranto (Audrey Santoso/detikcom)
Depok - Menko Polhukam Wiranto turut serta dalam Operasi Penanggulangan Kerusuhan Narapidana Teroris di Rutan Salemba cabang Mako Brimob Kelapa Dua.

Tak hanya itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko ikut mendampingi.

Seluruh pimpinan lembaga keamanan dan pertahanan negara ini menggelar konferensi pers usai operasi selesai. Sebelumnya Wakapolri Komjen Syafruddin mengumumkan operasi selesai pada pukul 07.15 WIB.

Kerusuhan di rutan Mako Brimob terjadi pada Selasa (8/5) malam. Kejadian dilaporkan pukul 19.30 WIB. Polisi menyebut pemicu kerusuhan adalah amukan narapidana bernama Wawan yang merasa titipan makanan dari keluarga narapidana tidak disampaikan.

Wawan lalu melakukan provokasi hingga para narapidana teroris lainnya melakukan pemberontakan dan terjadi adu tembak. Narapidana teroris berhasil menguasai tiga blok sel dan gudang isi barang bukti persenjataan. Saat itu 6 orang polisi disandera.

Polri merilis 5 polisi yang disandera telah gugur akibat luka bacok dan tembakan para narapidana dan seorang dari pihak narapidana tewas. Sementara satu polisi bernama Bripka Iwan Sarjana yang sempat disandera selama 27 jam, berhasil dibebaskan dan dievakuasi ke rumah sakit, pada dini hari tadi.



Tonton juga pernyataan Wiranto: "Yang Kita Hadapi Teroris Keji" lewat video ini:

(aud/dnu)