Nekat Pakai Jas, Pejabat Pemda DKI dan PLN Kepanasan
Selasa, 12 Jul 2005 13:50 WIB
Jakarta - Butiran keringat membasahi pejabat Pemda DKI Jakarta dan PLN. Lantaran mengikuti acara formal, mereka nekat pakai jas. Padahal suhu AC disetel 25 derajat Celcius. Gerah!Gerakan hemat energi memang digalakkan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Itu sebabnya suhu AC yang biasanya disetel dingin jadi dinaikkan.Sedianya, penaikan suhu AC diiringi dengan tidak dikenakannya jas oleh para pejabat. Tapi rupanya pejabat Pemda DKI dan PLN masih merasa risih jika tidak mengenakan jas saat menghadiri acara formal.Mereka menyaksikan penandatanganan MoU Pajak di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (12/7/2005). Sekitar 50 pejabat yang hadir tampak mengenakan setelan jas lengkap dengan dasi.Alhasil, mereka pun tampak megap-megap sambil berulang kali melap peluh yang membasahi wajah dengan sapu tangan. Dengan semburan AC bersuhu 25 derajat Celcius, jelas saja udara terasa pengap, ditambah lagi dengan busana jas yang notabene tidak adem."Saya pakai jas karena ini acara formal. Memang panas sih, tetapi ditahan saja," alasan salah seorang pejabat, yang kemeja di dalam jasnya terlihat sudah basah kuyup oleh keringat.Acara penandatanganan MoU tentang pungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan disaksikan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. MoU tersebut diteken Kepala Dinas Pendapatan Daerah Agusman Badaruddin dan General Manajer PLN Fahmi Mochtar.Sutiyoso juga tampak mengenakan jas abu-abu. Mungkin karena telah terbiasa pakai jas, tak satu pun peluh yang menetes di wajah Sutiyoso."Pakai jas itu nggak kaku. Nggak mutlak kita tidak boleh pakai jas," elak Sutiyoso saat ditanya alasan dirinya masih mengenakan jas.
(aan/)











































