Hemat Energi di Dephub:
Di Ruangan Gerah, di Luar Gelap
Selasa, 12 Jul 2005 12:07 WIB
Jakarta - Inpres 10/2005 tentang gerakan hemat energi genap berusia tiga hari, Selasa (12/7/2005). Kantor-kantor instansi pemerintah seolah berlomba menyahutinya.Misalnya saja di Gedung Departemen Perhubungan (Dephub), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Di kantor Hatta Rajasa itu nyaris semua lampu-lampu yang biasa menerangi lorong/selasar, dimatikan. Suasana kantor itu jadi temaram.Tempat parkir yang terletak di basement juga hanya diterangi pantulan sinar matahari. "Saya baru saja dari bawah, wuih gelap banget," komentar seorang staf Dephub yang menolak ditulis namanya kepada detikcom.Selain lampu, suhu AC juga dinaikkan. Biasanya mesin pendingin dipasang 17 derajat Celcius. Tapi hari ini dibanderol 25 derajat Celcius. "Sekarang serba salah. Kalau mau baca di dalam ruangan, kegerahan. Kalau baca di luar, nggak terang," keluh staf itu.Bagaimana lift? Di Dephub, semua unit lift masih beroperasi normal. Artinya, tidak ada lift yang dimatikan. Uniknya, gara-gara nyala lampu kurang greng, banyak nyamuk berkeliaran. Maklum, suasana gelap memang lokasi favorit makhluk pengisap darah itu.Hemat Energi di MAHemat energi juga gencar disosialisasikan di Gedung Mahkamah Agung (MA). Ketika hari masih pagi, seseorang membacakan aturan hemat energi lewat pengeras suara.Instruksi hemat energi terdiri dari empat poin. Pertama, membatasi penggunaan lampu penerangan. Kedua, membatasi peralatan yang menggunakan listrik. Ketiga, mematikan peralatan setelah selesai bekerja. Keempat, AC sentral akan mati pada pukul 16.00 WIB. Sekadar diketahui, AC sentral biasanya menyala hingga malam hari.Penghematan lainnya, dua dari empat unit lift yang ada, dimatikan. Banyak staf yang terpaksa antre cukup lama untuk bisa menumpang lift di gedung berlantai lima itu."Para karyawan sekarang banyak yang membuka kaca kalau sedang kerja. Tapi pada intinya sih mereka tetap bisa menerima kebijakan ini, karena ini untuk kepentingan bersama," kata Budi, seorang staf Humas.Bagaimana kantor Anda?
(nrl/)











































