detikNews
Selasa 08 Mei 2018, 23:56 WIB

Perlunya Melestarikan Budaya Tenun Songket

Fajar Pratama - detikNews
Perlunya Melestarikan Budaya Tenun Songket Foto: Dok Istimewa
Jakarta - Tenun songket khas Lintau merupakan salah satu produk khas Minang, Sumatera Barat. Dukungan terhadap pelestarian tenun ini sangat perlu dilakukan.

Oleh karena itu fasilitas pendidikan berbasis komunitas ini dibangun. Dukungan pembangunan berupa penyediaan infrastruktur bagi Sekolah Pelatihan Tenun Kriya Minang di Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo Utara, Sumatera Barat.

Peresmian dilakukan oleh Istri Wapres Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla yang meresmikan fasilitas pendidikan berbasis komunitas tersebut . Turut hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy .

Dukungan pembangunan itu diberikan oleh Sinar Mas.

Perlunya Melestarikan Budaya Tenun SongketFoto: Dok Istimewa


"Inovasi baru dari aspek desain, bahan baku, serta skala produksi tak saja menjaga kelestarian produk khas negeri kita, tapi juga mampu menjadi penggerak perekonomian setempat, melalui produk kriya bernilai tambah," kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin dalam sambutannya.

Menurut Saleh, dukungan terhadap pelestarian dan pengembangan produk kriya yang dilakukan Sinar Mas bersama Dewan Kerajinan Nasional ini, selain menjangkau aspek pelestarian budaya dan tradisi nusantara, juga turut mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan wilayah setempat.

"Pendekatan di Sumatera Utara membuat para perajin setempat mendapatkan nilai tambah dari produk yang selama ini mereka hasilkan, yakni tekstil tradisional yang ramah lingkungan. Tak tertutup kemungkinan para perajin di sana nantinya akan saling berbagi pengetahuan dengan rekannya di Tanah Datar," ujar Saleh.
(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com