Kapolda Metro Janji Bersihkan Perjudian di DKI dalam Tiga Hari
Selasa, 12 Jul 2005 11:25 WIB
Jakarta - Tantangan dari Kapolri Jenderal Pol Sutanto untuk memberantas perjudian dalam tempo seminggu dijawab lebih oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani. Firman berjanji membersihkan Jakarta dari perjudian dalam waktu tiga hari."Kapolri memberikan target satu minggu. Saya memberikan waktu tiga hari. Jadi dalam tiga hari (Jakarta) sudah bersih dari perjudian," kata Firman dalam acara penandatanganan kontrak kerja dengan Kapolres, Kapolsek, dan Kapospol se-Polda Metro Jaya.Ditambahkan Firman, jika Kapolri memberikan kontrak kerja tersebut secara lisan maka ia menjabarkannya dalam kontrak kerja tertulis dan rinci, termasuk sanksinya. "Jadi sanksi-sanksinya juga rinci," ujar Firman di Mapolda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Selasa (12/7/2005).Selain perjudian, masalah narkoba juga menjadi salah satu aspek yang ada dalam kontrak kerja. Dan masalah ini akan dievaluasi waktu demi waktu. Jika ada anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba akan dikenai sanksi pemecatan."Jadi kalau masih ada anggota yang terlibat peredaran narkoba, sidang kode etik kepolisian tidak boleh mengambil keputusan lain selain memecat," tegas Firman.Lima Target OperasiMenurut Firman, dalam kontrak kerja ini ada lima target operasi. Target operasi yang pertama adalah judi, baik itu togel maupun bentuk judi lainnya. Kemudian, narkoba, street crime atau kejahatan jalanan, penyelundupan seperti penyelundupan kayu ilegal dan BBM, serta unjuk rasa.Terkait pemberantasan judi dan narkoba ini ada pembagian tugas antara Kapolres dan Kapolsek.Kapolsek bertanggung jawab untuk membersihkan togel di wilayahnya. Dan kalau bukan judi togel, menjadi tanggung jawab Kapolres. "Selain itu Kapolsek juga harus mengantisipasi tempat-tempat hiburan agar tidak digunakan untuk transaksi narkoba, sedangkan Kapolres bertanggung jawab untuk melakukan sweeping secara berkesinambungan," jelas Firman.Namun, ketika ditanya apakah sudah ada nama-nama bandar judi yang jadi target operasi, Firman enggan menjelaskan. "Ada lah nama-namanya," elak Firman sambil tertawa.Senin (11/7/2005) kemarin Kapolri Jenderal Pol Sutanto memberikan pengarahan kepada seluruh Kapolda. Masalah perjudian menjadi salah satu substansi yang dibahas. Sutanto memberi waktu satu minggu kepada seluruh Kapolda se-Indonesia untuk memberantas praktik perjudian.
(gtp/)











































