DetikNews
Selasa 08 Mei 2018, 11:58 WIB

JK soal Ganjil-Genap Saat Mudik: Hanya Sebagian Boleh Lewat Tol

Rina Atriana - detikNews
JK soal Ganjil-Genap Saat Mudik: Hanya Sebagian Boleh Lewat Tol Wapres JK memimpin rapat terbatas. (Noval/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla berbicara tentang pengaturan lalu lintas saat mudik. Dia menyarankan diterapkannya ganjil-genap pelat nomor saat pelaksanaan mudik.

"Jadi saya bilang waktu itu, begini saja deh, supaya ramai, di nomor ganjil-genapnya diatur. Sehingga siapa yang jalan di bawah (jalan arteri), siapa yang di jalan tol. Jangan terjadi lagi," kata JK dalam diskusi Transportation Review 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).


Menurut JK, masyarakat Indonesia pada umumnya menilai lewat jalan tol akan lebih lancar. Karena itu, jalan tol menjadi macet karena tak ada yang mau lewat jalan biasa.

"Pengalaman Brexit itu karena cara berpikir, semua berpikir kalau mau cepat, lewat jalan tol, sehingga jalan biasa kosong, bukan kosong, lengang. Padahal lebih cepat lewat jalan biasa," tutur JK.


JK yakin kejadian Brexit (Brebes Exit) dua tahun lalu tak terulang. Dia juga yakin pelaksanaan mudik tahun ini akan lebih baik.

"Saya yakin jalan tol kita makin panjang, tidak lagi terjadi Brexit dua tahun lalu, tapi lebih baik. Di samping itu, pihak keamanan serta kepolisian dan (Kementerian) Perhubungan makin mengerti dan memahami situasi yang ada," ujar JK.
(rna/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed