PDIP Bantah Dukung Dialog RI-GAM di Helsinki

PDIP Bantah Dukung Dialog RI-GAM di Helsinki

- detikNews
Selasa, 12 Jul 2005 09:01 WIB
Jakarta - PDIP membantah telah mendukung dialog antara RI-GAM di Helsinki, Finlandia. Bahkan, PDIP mendesak utusan resmi pemerintah harus bertanggung jawab atas berlangsungnya dialog informal kelima ini."Perundingan pemerintah dengan GAM di luar negeri seharusnya sudah dihentikan," kata Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo,dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (12/7/2005).Sebelumnya, Wapres Jusuf Kalla menyakini PDIP akan menerima hasil perundingan Helsinki. Kalla menilai sikap sejumlah anggota FPDIP DPR yang menolak dialog Helsinki tidak sesuai dengan sikap Ketua Umum PDIP Megawati. "Jadi, ada salah satu anggota PDIP yang tidak mengikuti petunjuk ketua umumnya," ungkap Kalla, Senin (11/7/2005) kemarin. Sekadar diketahui, anggota FPDIP seperti Effendi MS Simbolon dan Permadi gencar melakukan penolakan terhadap dialog Helsinki. Permadi mengaku kecewa dengan dilanjutkannya perundingan RI-GAM di Helsinki. Padahal Komisi I DPR merekomendasi dialog tersebut tidak lagi dilanjutkan."Kami tetap meminta Polri dan TNI melakukan pengamanan di NAD dari gerakan separatis yang merongrong kedaulatan NKRI," tegas Tjahjo yang juga menjabat ketua FPDIP DPR ini.Seharusnya, lanjut dia, pemerintah tidak lagi berkompromi dengan GAM. "DPR dalam rekomendasinya sudah tegas menolak dialog, harusnya pemerintah tidak mengakui GAM sebagai sebuah negara di wilayah NKRI," ujar Tjahjo.PDIP meminta pemerintah lebih memprioritaskan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. "Mereka sudah lama menderita akibat konflik, semoga langkah rehabilitasi dan percepatan pembangunan di Aceh tidak lagi mengecewakan rakyatnya," tandasnya. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads