Pemerintah Inggris akan Susun UU Antiteror Baru

Pemerintah Inggris akan Susun UU Antiteror Baru

- detikNews
Selasa, 12 Jul 2005 06:30 WIB
Jakarta - Inggris diguncang 7 ledakan dalam sehari. Untuk mengantisipasi serangan teror lainnya, pemerintah Inggris berencana menyusun peraturan antiteror baru."Serangan itu adalah yang paling besar yang terjadi di negara ini," kata PM Inggris, Tony Blair, saat berpidato di dalam Majelis Rendah Inggris, seperti dilansir dari Situs Ireland Online, Selasa (12/7/2005).Pemerintah Inggris, menurut Blair, sangat berhati-hati dalam menganalisa peristiwa ledakan yang terjadi beberapa hari lalu. "Kami akan melakukan penyelidikan seperti yang diminta Partai Konservatif," tukasnya. Blair berjanji melakukan konsensus lintas partai untuk membuat peraturan antiteror baru. "Pada waktunya nanti, pemerintah akan serius dengan rencananya untuk mengeluarkan rancangan undang-undang pada musim gugur untuk dijadikan undang-undang di parlemen pada musim semi berikutnya," tegas dia.Hal ini dilakukan karena pihak keamanan dan intelijen membutuhkan UU ini. "Dengan gambar yang lebih penuh tentang insiden ini muncul dan penyelidikan tengah dilakukan, kini menjadi jelas bahwa ada undang-undang yang dibutuhkan dengan segera oleh polisi dan badan intelejen untuk melawan terorisme," tandas Blair. Sekadar diketahui, beberapa stasiun bawah tanah dan terminal di London diguncang ledakan pada 7 Juli lalu. Sedikitnya 50 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads