Hemat BBM, Penggunaan Mobil Dinas Harus Lebih Ketat
Selasa, 12 Jul 2005 00:21 WIB
Padang - Kampanye hemat energi untuk mengatasi krisis BBM dan listrik sepatutnya disikapi dengan cepat oleh jajaran pemerintahan di daerah. Sebelum mensosialisasikannya pada masyarakat, Pemda Sumatera Barat (Sumbar) diminta terlebih dahulu memangkas pemborosan di lingkungannya."Pemborosan yang tak kunjung dibenahi di Sumbar selama ini adalah penggunaan mobil dinas di luar kepentingan kerja." Usulan tersebut dikatakan anggota Komisi A DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Rasmi Soeki, dalam perbincangan dengan detikcom di Padang, Senin (11/07/2005). Selain dapat menghemat uang rakyat dari penyusutan barang, langkah penghematan itu juga menghemat biaya untuk BBM kendaraan tersebut. "Siapa yang bisa jamin BBM mobil dinas tersebut diisi dengan uang pribadi ketika digunakan bukan untuk kepentingan kerja," ujarnya.Sudah menjadi rahasia umum bila selama ini banyak mobil dinas yang penggunaannya diselewengkan untuk kepentingan pribadi. "Jadi, kita tidak terlalu heran bila pada malam mingguan ada mobil plat merah yang ikut balapan liar," tandasnya.
(ton/)











































