Penghuni Lapas se-Indonesia Terancam Kelaparan

Penghuni Lapas se-Indonesia Terancam Kelaparan

- detikNews
Senin, 11 Jul 2005 20:37 WIB
Denpasar - Para narapidana dan tahanan yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se-Indonesia terancam kelaparan. Sebab, pemerintah belum membayar biaya bahan makanan kepada rekanan."Pembayaran bahan makanan bagi penghuni Lapas sudah tertunda selama enam bulan, pemerintah sudah ngutang kepada rekanan," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI M Akil Mochtar disela-sela Kunjungan Kerja bersama anggotanya ke Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Bali, Senin (11/07/2005). Menurutnya, kalau dana itu tidak cair maka rekanan juga akan menghentikan pasokan makanan. "Itu akan menjadi problem lagi," ujarnya.Sebenarnya dana untuk pembayaran bahan makanan kepada rekanan sudah tersedia. Namun pencairan dana tersebut mengalami berbagai kendala. "Karena proses pencairan dari APBN belum turun maka pembayaran kepada rekanan menjadi tertunda," jelas Akil.Biaya makanan kepada para narapidana dan tahanan se-Indonesia mencapai Rp 80 miliar. Biaya itu sesuai dengan kapasitas lapas. Namun, biaya tersebut akan membengkak karena jumlah para penghuni lapas melebihi daya tampung. Sebanyak 80 persen lapas yang melebihi kapasitas. Lapas yang mengalami kelebihan daya tampung sebagian besar berada di Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan dan Indonesia bagian timur."Kita sedang membahas penambahan biaya makanan kepada para penghuni lapas termasuk peningkatan uang makan untuk para sipir dari Rp 2500 menjadi Rp 10 ribu," demikian Akil. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads