Presiden SBY Tantang Wartawan
Senin, 11 Jul 2005 19:11 WIB
Jakarta - Dulu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikenal sebagai jenderal TNI yang intelektual. Setelah menjadi Presiden, SBY kini menantang para wartawan yang bertugas di Sekretariat Kepresidenan. Namun, tantangan Presiden ini bukan untuk adu ilmu-ilmu yang njlimet. SBY hanya menantang untuk adu olah tubuh alias olah raga. SBY dikenal mahir bermain voli dan tenis meja. "Voli boleh. Pingpong boleh. Tarik tambang boleh. Wanita jadi suporter," kata Presiden sesaat sebelum menyampaikan keterangan pers gerakan hemat energi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/7/2005). Rencananya pertandingan olah raga wartawan vs Kepala Negara tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Dirgahayu ke-60 RI pada pertengahan Agustus mendatang yang akan digelar di kediaman pribadi keluarga SBY, di Cikeas, Bogor.Para wartawan pun, antusias menyambut tantangan ini dan langsung menyatakan kesanggupannya. Tetapi begitu menyadari kondisi fisik yang tidak se-prima Presiden, wartawan mengajukan syarat agar Paspampres tidak disertakan dalam tim kepresidenan nanti.Mendengar ini, Presiden SBY yang bertubuh tinggi besar itu hanya tertawa kecil. Jawaban syarat tersebut diterima diberikan oleh juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng. "Tidak mengajak Paspampres pun Presiden akan menang. Kan ada kami berdua," ujarnya sambil menarik tangan rekan kerjanya, Dino Patti Djalal yang berdiri di sampingnya.
(asy/)











































