"Sebenarnya terdapat beberapa segmen wilayah yang menjadi target Humanity Food Truck. Pemukiman seperti ini (kampung pemulung) salah satunya, sekolahan, rumah sakit, dan jalur mudik sebelum lebaran nanti," ujar Koordinator Lapangan Humanity Food Truck ACT, Ading dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/5/2018).
Truk yang datang sejak pukul 08.00 WIB pada Jumat (4/5/2018) ini disulap menjadi dapur masak. Di dalamnya ada koki andal Humanity Food Truck yang sigap memasak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari truk tersebut didistribusikan sebanyak 1.000 paket makanan kepada warga sekitar Kampung Pemulung Sawah Balong. Warga sekitar yang berdatangan ke area Humanity Food Truck langsung membuat antrean.
Salah satunya Cinda (9). Bocah kecil yang tengah menggendong adik itu mengaku datang karena ingin melihat langsung proses memasak dari tim koki ACT. Ia juga mengaku senang bahwa dirinya dan keluarga akan mendapatkan makanan gratis untuk pertama kalinya.
"Senang, baru lihat ada truk yang bisa memasak makanan," ujar Cinda gembira.
"Bersyukur, bisa mendapatkan makan gratis, apalagi kalau tidak hanya sekali ke sini," ujar Siti (26), warga Kampung Pemulung Sawah Balong lainnya.
Ucapan syukur pun turut diutarakan oleh Sodiq (23), penjual buah-buahan dalam gerobak yang tidak sengaja melalui kawasan ini. "Alhamdulillah dapat makanan gratis tak disangka-sangka. Terima kasih ACT," ujar Sodiq.
Sebagai informasi, pada Ramadan tahun ini Humanity Food Truck akan berkeliling mengitari wilayah Jakarta dan sekitarnya, hingga ke jalur mudik. Ramadan.
Program Humanity Food Truck telah hadir di Indonesia sejak Ramadan 2017. Layanan makanan gratis ini ditopang sepenuhnya dari dana zakat yang disalurkan melalui Global Zakat - ACT dan institusi yang telah mengamanahkan donasi kemanusiaannya melalui ACT. (mul/ega)










































