Debat Pilgub Sumut 2018

Edy Rahmayadi Sindir Usul Djarot Perampingan Struktur ASN

Erlangga Resi - detikNews
Sabtu, 05 Mei 2018 20:10 WIB
cagub Sumut Edy Rahmayadi (Foto: Agung Pambudhy)
Medan - Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat memaparkan komposisi ASN di Sumut harus dievaluasi, terutama masalah jumlah. Djarot tidak ingin ada struktur yang miskin fungsi.

"Di sini ada 44 badan dan dinas. Efektivitas birokrasi bisa ditentukan dari apakah struktur ramping atau gemuk. Salah satu persoalan utama suka bikin struktur gemuk tapi miskin fungsi. Kita akan evaluasi seluruh birokrasi Sumut supaya kaya fungsi," ujar Djarot dalam debat Pilgub Sumut di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (5/5/2018).


Lantas, usulan Djarot disindir cagub Sumut Edy Rahmayadi. Edy menilai perampingan jumlah ASN di Sumut tidak tepat. Ia menilai, birokrasi di Sumut berbeda dengan DKI Jakarta.

"Persoalannya bukan jumlah, bukan kuantitas, memang benar. Lalu kecil berkualitas tepat, tapi perlu diketahui, Sumut ada 33 kabupaten dan kota. Kalau hanya Jakarta, dia hanya ada 4 bupati. Bayangkan kalau dibikin 4 ribu, nanti tak ada orangnya. Persoalan perlu dikaji. Bukan jumlah, tapi jumlah yang ada tapi berkualitas," cetus Edy.

Djarot menerima masukan Edy. Namun ia tetap akan mempertimbangkan kinerja ASN dalam rangka reformasi birokrasi.


"Profesionalitas diukur sejauh mana mereka mewujudkan kinerja yang sudah disepakati bersama. Dan ini jadi kontrak masing-masing ASN, birokrasi Sumut hebat kalau diberikan insentif dan persaingan sehat," kata Djarot.

"Persoalannya adalah bukan jumlah. Mari kita sepakati, kita latih sehingga bisa mengelola provinsi ini. Kalau yang sekarang kita kurangi, inilah sumber gejolak sosial," timpal Edy. (dkp/bag)