detikNews
Sabtu 05 Mei 2018, 19:25 WIB

Polisi Cek CCTV RS Tarakan Terkait Tewasnya 2 Bocah di Monas

Zunita Amalia Putri - detikNews
Polisi Cek CCTV RS Tarakan Terkait Tewasnya 2 Bocah di Monas Polisi saat mengecek CCTV RSUD Tarakan. Foto: Zunita/detikcom
Jakarta - Polisi mendatangi RSUD Tarakan, Jakarta Pusat untuk meminta data dan keterangan dari pihak rumah sakit terkait tewasnya Mahesa dan Rizky saat pembagian sembako di Monas Sabtu pekan lalu. Kedatangan polisi ini untuk mencari penyebab kematian dua bocah tersebut.

Pantauan detikcom tim penyidik yang diketuai oleh Kasubnit Unit I Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Niko Purba tiba pukul 18.50 WIB di RSUD Tarakan, Jl Kyai Caringin, Cideng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5/2018). Sesampainya di lokasi, tim penyidik langsung meminta izin kepada petugas keamanan rumah sakit untuk melakukan penyidikan.



Niko dan timnya setelah mendapat izin dari pihak rumah sakit langsung bergerak menuju ruang CCTV RSUD Tarakan untuk menyelidiki tewasnya dua bocah Mahesa dan Rizky yang tewas saat pembagian sembako.

"Kami ingin melihat CCTV, tidak harus merekam. Kami hanya ingin melihat CCTV saat korban di rumah sakit untuk menelusuri jam tiba korban dan kapan korban meninggal," tutur dia

Hingga saat ini, tim penyidik masih berada di ruang CCTV RSUD Tarakan.



Rizky dan Mahesa meninggal dunia akibat terkait bagi-bagi sembako di Monas, Jakarta, Pusat, pada Sabtu (28/4). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan Rizky dan Mahesa tak meninggal karena antrean pembagian sembako waktu itu.

"Berdasarkan keterangan dokter, kematian dikarenakan suhu badan yang sangat tinggi," kata Argo dalam keterangannya, Selasa (1/5).
(bag/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com