Dibantu TNI-Polri, Warga Maros Bangun Jembatan Darurat dari Kayu

M Bakrie - detikNews
Sabtu, 05 Mei 2018 18:20 WIB
Pembangunan jembatan darurat di Maros. (M Bakrie/detikcom)
Maros - Warga Dusun Damma, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya membuat jembatan darurat dari kayu di atas sungai yang dilalui siswa berenang ke sekolah.

Jembatan darurat itu dibuat agar warga yang berada di seberang sungai tidak lagi kesulitan saat menyeberang, apalagi saat Ramadan, yang tinggal beberapa pekan lagi. Mereka bergotong royong dibantu oleh beberapa prajurit Kodim 1422 Maros dan Polsek Tompobulu.



"Jembatan ini rencananya kita pakai untuk menyeberang saat salat tarawih. Karena tidak ada masjid di sebelah sungai. Alhamdulillah kita dibantu sama tentara dan polisi," kata seorang warga, Baharuddin, Sabtu (5/5/2018).

Hanya, jembatan darurat itu dipastikan akan hanyut terbawa air jika suatu waktu hujan dan membuat air sungai meninggi. Pasalnya, kayu-kayu itu terpasang hanya disangga bebatuan sungai yang disusun sedemikian rupa oleh mereka agar bisa dilalui.



"Bukannya kami tidak sabaran menunggu pengerjaan jembatan yang sudah dijanjikan, tapi kami memang butuh saat ini untuk digunakan saat Ramadan karena tidak ada masjid," lanjut Baharuddin.



Jembatan seperti ini memang dibuat oleh warga setiap kali menjelang musim kemarau dan Ramadan karena air sungai mulai surut. Selain warga, kendaraan pengangkut gabah bisa melintasi jembatan ini sehingga warga tak lagi memanggul gabah atau barang apa pun.

Warga membuat jembatan darurat itu lantaran pembangunan jembatan di sungai itu sejak 2015 tak kunjung rampung. Terakhir, pemerintah desa berjanji segera menyelesaikan jembatan itu dalam tempo dua bulan karena yang tersisa hanya tali sling.

Pembangunan jembatan darurat di Maros.Pembangunan jembatan darurat di Maros. (M Bakrie/detikcom)


"Kami masih menunggu pesanan tali sling dari Surabaya. Kalau itu sudah ada, langsung kita pasang dan jembatan ini bisa segera dilewati," kata Kepala Desa Bonto Matinggi Khaerul. (bag/bag)