DetikNews
Sabtu 05 Mei 2018, 12:50 WIB

Mahasiswi Dirampok dan Nyaris Diperkosa Driver Taksi Online

Raja Adil Siregar - detikNews
Mahasiswi Dirampok dan Nyaris Diperkosa Driver Taksi Online Ilustrasi (Luthfy Syahban/detikcom)
Palembang - Seorang penumpang taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, diduga menjadi korban perampokan oleh driver. Selain barang berharga yang hilang, korban diketahui nyaris akan diperkosa para pelaku.

"Insiden diduga perampokan itu terjadi tadi malam. Korban naik dari Pasar Lemabang mau ke seberang Ulu," kata Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Kota Palembang Arvin saat dimintai konfirmasi via telepon seluler, Sabtu (5/5/2018).


Dikatakan Arvin, atas kejadian itu, korban kehilangan barang-barang berharga yang dibawanya, seperti telepon seluler dan laptop. Korban juga sempat mengalami pelecehan seksual dan nyaris menjadi korban pemerkosaan.

"Pelaku itu informasinya lebih dari satu orang, ada yang sembunyi di bagian jok belakang. Kalau menurut korban, mobil jenis Avanza berwarna merah dan dia sempat digerayangi, disilet, dan beberapa barang diambil," sambung Arvin.

Seusai kejadian, mahasiswi semester IV ini langsung diturunkan oleh para pelaku tepat di depan Mapolda Sumsel. Selanjutnya korban ditemukan warga dalam kondisi panik dan menangis histeris.


Para driver taksi online yang mengetahui hal ini langsung mendampingi korban ke Mapolresta Palembang untuk membuat laporan. Laporan sudah diterima dan mereka meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Kami sangat menyayangkan akibat dari kejadian ini, tapi kami tetap akan sama-sama cari tahu. Bahkan tadi malam kami ikut mendampingi korban saat melapor ke Mapolresta Palembang dan laporan sudah diterima," katanya.


Secara terpisah, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi menyebut telah menerima informasi itu. Tapi dia masih akan akan memastikan benar atau tidaknya insiden itu karena belum sempat mengecek laporan yang masuk di Polresta Palembang.

"Informasi yang saya terima begitu, ada penumpang jadi korban perampokan dan pelecehan.Tapi masih kami selidiki dan saya juga belum tahu ada atau tidak itu laporannya di Polresta," kata Yon.
(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed