Novanto Pamit

Nur Indah Fatmawati, Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 04 Mei 2018 21:02 WIB
Setya Novanto pamit dengan melambaikan tangannya di Rutan KPK sesaat sebelum dieksekusi ke Lapas Sukamiskin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Setya Novanto pamit. Koruptor proyek e-KTP itu akan menginap di hotel prodeo bernama Lapas Sukamiskin mulai hari ini hingga 15 tahun ke depan.

Setelah 'drama' berlarut-larut yang dilakoni, Novanto mengaku lelah sehingga tak mengajukan banding atas vonis 15 tahun penjara. KPK pun tak mengajukan banding, sehingga vonis Novanto itu berkekuatan hukum tetap atau inkrah.


Selama 180 bulan di Lapas Sukamiskin, Novanto mengaku akan banyak belajar dan berdoa. Novanto memang mengasosiasikan lapas sebagai pesantren yang membuatnya lebih religius.

"Saya sekarang mau pamit. Saya dari kos-kosan, saya akan menuju ke tempat pesantren. Yang di sana, saya akan banyak belajar dan berdoa," kata Novanto ketika menuju mobil tahanan di rutan KPK yang akan mengantarnya ke Lapas Sukamiskin di Bandung, Jumat (4/5/2018) pukul 13.29 WIB.

Novanto tampak lebih kasual dengan mengenakan kaus hitam dibalut jaket hitam serta celana jins dan sepatu kets. Tak lupa, Novanto juga tetap merasa dizalimi.

"Biarlah saya sendiri yang dizalimi. Dan mudah-mudahan bahwa mereka yang menzalimi dimaafkan dan tentu yang dizalimi dibalas oleh Allah SWT, baik di dunia dan di akhirat. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya," ucap Novanto.


Ketika tiba di Lapas Sukamiskin, Novanto percaya akan menemukan kawan-kawan baru, termasuk teman-teman lama seperti Anas Urbaningrum dan M Nazaruddin. Namun yang ditekankan Novanto, KPK harus menjerat tersangka-tersangka lain di kasus megakorupsi e-KTP.

"Ya nanti pasti ada, mungkin bisa ada tersangka-tersangka lainnya kalau melihat kasus ini, kalau lihat perkembangan. Itu semuanya KPK yang lebih tahu," kata Novanto.

Sementara itu, Kabid Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Sukamiskin Slamet Widodo memastikan tidak ada perlakuan istimewa bagi Novanto. Mantan Ketua DPR itu tetap harus menjalani masa orientasi atau pengenalan lingkungan selama 6 hari pertama.

"Di Lapas Sukamiskin tidak ada persiapan apa-apa. Semua berjalan seperti biasa, seperti halnya KPK mengirim warga binaan ke Lapas Sukamiskin. Nggak ada yang spesial disiapkan," kata Slamet.


Slamet juga mengatakan ada 112 kamar sel kosong di lapas di mana 1 kamar akan dipakai Novanto. Kamar sel itu hanya akan dihuni Novanto seorang diri.

"Dari 552 kamar, ada 112 kamar yang kosong. Nah nanti ditempatkan di kamar yang kosong saja," kata Slamet.

Novanto sebelumnya divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Novanto juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta dikurangi uang Rp 5 miliar yang dikembalikan ke KPK.

Duit ini terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan e-KTP. Selain itu, hak politik mantan Ketua DPR tersebut dicabut selama 5 tahun setelah menjalani pemidanaan.


Tonton juga video tentang "Novanto Pamitan ke Lapas Sukamiskin"
(dhn/jor)