Korban Tewas Kecelakaan KM Digoel Lebih 170 Orang
Senin, 11 Jul 2005 12:15 WIB
Jakarta - Hingga hari keempat, tim Search and Resque (SAR) Merauke, Papua belum berhasil mengevakuasi korban yang meninggal akibat kecelakaan Kapal Motor (KM) Digoel. Jumlah korban tewas diperkirakan mencapai 170 orang lebih."Sebanyak 170-an orang terperangkap di dek satu dan dek dua KM Digoel. Mereka diperkirakan sudah meninggal dunia," kata Wakapolres Merauke Kompol Butje Kailuhu, saat dihubungi detikcom, Senin (11/7/2005).Menurut Butje, jumlah korban tewas keseluruhan tidak bisa diketahui secara tepat. Data sementara tersebut diperoleh berdasarkan keterangan para saksi yang berhasil dihimpun."Saksi-saksi menyatakan, penumpang kapal berjumlah di bawah 200 orang. Sedangkan penumpang resminya adalah 35 orang ditambah 13 orang anak buah kapal," ungkapnya.Sejauh ini, korban yang berhasil diselamatkan dari kecelakaan tersebut berjumlah 15 orang. Pada Sabtu, 9 Juli 2005 lalu, mereka dirawat di RSU Merauke dan sebagian besar sudah diperbolehkan pulang.Saat ini sebanyak 30 orang tim dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Lanal, KP3 Laut Polres Merauke, Dinas Kesehatan dan Lembaga Musyawarah Adat Merauke sedang berusaha mengevakuasi KM Digoel. Tim dipimpin Danlanal Merauke Letkol Hadi Subagio, dengan menggunakan tiga kapal penyelamat."Untuk tahap pertama, sejak pukul 04.00 WIT tadi pagi tim berupaya menggerakkan kapal dari posisi telungkup menjadi stabil. Selanjutnya tim akan mengevakuasi jenazah yang berada di bawah dek 1 dan 2 itu," tukasnya.Saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Cuaca di lokasi kejadian yang terletak 13 mil dari Merauke itu cukup cerah, sehingga mempermudah pencarian korban.
(fab/)











































