Novanto Dieksekusi ke Sukamiskin: Saya Pamit

Nur Indah Fatmawati, Virgina Maulita Putri - detikNews
Jumat, 04 Mei 2018 13:52 WIB
Setya Novanto ketika dieksekusi ke Lapas Sukamiskin dari Rutan KPK. (Virgina Maulita Putri/detikcom)
Setya Novanto ketika dieksekusi ke Lapas Sukamiskin dari Rutan KPK. (Virgina Maulita Putri/detikcom)
Jakarta - Setya Novanto dieksekusi ke Lapas Sukamiskin. Koruptor proyek e-KTP itu merasa dizalimi.

"Saya sekarang mau pamit. Saya dari kos-kosan, saya akan menuju ke tempat pesantren. Yang di sana, saya akan banyak belajar dan berdoa," kata Novanto ketika menuju mobil tahanan di rutan KPK yang akan mengantarnya ke Lapas Sukamiskin di Bandung, Jumat (4/5/2018) pukul 13.29 WIB.

Novanto, yang mengenakan kaus hitam dibalut jaket hitam serta celana jins dan sepatu kets, mengatakan biar saja dia sendiri yang dizalimi dalam kasus ini. Selain itu, Novanto mengucapkan permintaan maaf.

[Gambas:Video 20detik]


"Biarlah saya sendiri yang dizalimi. Dan mudah-mudahan bahwa mereka yang menzalimi dimaafkan dan tentu yang dizalimi dibalas oleh Allah SWT, baik di dunia dan di akhirat. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya," ucap Novanto.

Novanto sebelumnya divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Novanto juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta dikurangi uang Rp 5 miliar yang dikembalikan ke KPK.

Duit ini terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan e-KTP. Selain itu, hak politik mantan Ketua DPR tersebut dicabut selama 5 tahun setelah menjalani pemidanaan. (dhn/dhn)