Namun, JK tetap mengapresiasi dan menghargai kesiapan polisi menjaga keamanan dan ketertiban.
"Walaupun tentu kritikan-kritikan tetap ada. Masalah waktu, kecepatan dan sebagainya, tentu kita ingin seperti di banyak negara, begitu ditelpon 911 dalam waktu 7 menit polisi sudah sampai di tempat yang menelepon. Tapi tentu kita belum cukup peralatan dan kemampuan seperti itu, mungkin masih setengah jam baru sampai," ujar JK dalam sambutannya pada Apel Kasatwil Polri 2018 di Auditorium PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dulu banyak tentara dan polisi berjaga, (orang bertanya) 'ada apa ini ?'. Tapi kalau sekarang kalau ada banyak polisi berjaga, orang merasa aman, di luar negeri pun begitu. Di manapun di dunia polisi berjaga terus, karenanya rasa aman dulu dan sekarang berbeda," sambungnya.
Meski kondisi suatu daerah aman, JK meminta polisi tetap bersiaga. Karena masalah kecil yang timbul di masyarakat dapat menimbulkan masalah besar.
"Itu lah harapan kita semua, karena lembaga nasional atau institusi nasional yang paling lengkap dan paling melayani di mana pun di seluruh Indonesia hanya polisi. Polda, Polres, Polsek ribuan dan pos-pos polisi lebih banyak lagi, itu lah yang menjadikan rasa aman kita," tuturnya.
(nvl/fdn)











































