Kuota Haji Penuh, Pendaftar Langsung Masuk Waiting List

Kuota Haji Penuh, Pendaftar Langsung Masuk Waiting List

- detikNews
Senin, 11 Jul 2005 09:44 WIB
Jakarta - Mau mendaftar haji untuk Tahun 2006? Pendaftaran dibuka mulai Senin (11/7/2005) hingga 10 Agustus mendatang. Tapi, kalau mendaftar sekarang cuma bisa masuk daftar tunggu atau waiting list. Sebab jumlah jamaah yang sudah mendaftar sudah melebihi kuota. Lho?Menurut Menteri Agama M. Maftuh Basyuni, para calon jamaah sudah mendaftar lewat tabungan Ongkos Naik Haji (ONH). Tapi tidak disebutkan Maftuh berapa jumlah jamaah yang sudah mendaftar itu. "Yang jelas untuk 2006 jumlah jamaah haji tidak melebihi kuota 205.000 orang," katanya. Maftuh, dalam jumpa pers di Gedung Depag, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (11/7/2005), menjelaskan para pendaftar berikutnya akan masuk waiting list. "Apabila ada yang batal, sesuai nomor urut waiting list akan menggantikannya di daerah masing-masing," katanya.Dicontohkan, apabila ada jamaah yang meninggal dunia atau membatalkan keberangkatannya di daerah tertentu, maka peserta dari daerah tersebut yang akan menggantikannya.BPIH NaikDalam kesempatan itu Maftuh juga menjelaskan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tidak dapat diturunkan meski Depag telah mendapatkan prinsip efisiensi dan rasionalitas. Kenaikan BPIH Tahun 2006 ini sudah ditetapkan bersama Panja BPIH Komisi VIII DPR RI."Sangat disayangkan keberhasilan efisiensi di berbagai komponen ternyata tidak dapat menurunkan besarnya BPIH 2006, antara lain karena naiknya nilai dollar terhadap rupiah dan kenaikan biaya komponen penerbangan atau kenaikan harga avtur di seluruh dunia," jelas Maftuh.Biaya ibadah haji untuk 2006 akan meningkat sebesar US$ 64,21 atau Rp 672.728 dibandingkan tahun sebelumnya. Biaya komponen penerbangan menyerap 45,60 persen total BPIH tersebut.Untuk 2006 tarif BPIH zona I sebesar US$ 2.632,44 tambah Rp 722.327, sebelumnya US$ 2.568.23 plus Rp 963.266. Zona II US$ 2.732,44 plus Rp 722.327, sebelumnya US$ 2.668,23 plus Rp 963.266. Zona III US$ 2.842,44 plus Rp 722.327, sebelumnya US$ 2.768,23 plus Rp 963.266. (gtp/)


Berita Terkait