SBY Tunda ke Cina, Kok BURT DPR Tetap ke Luar Negeri?

SBY Tunda ke Cina, Kok BURT DPR Tetap ke Luar Negeri?

- detikNews
Senin, 11 Jul 2005 08:53 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunda melawat melawat ke Cina 13-20 Juni 2005. Ini terkait penanganan BBM. Tapi, mengapa kok Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR tetap akan berkunjung ke Korea Selatan (Korsel) dan Thailand? Rencananya, sebanyak 30 anggota BURT DPR akan melawat ke luar negeri awal Agustus 2005. 15 Anggota DPR akan berangkat ke Thailand dan 15 anggota lainnya akan berangkat ke Korsel. BURT juga telah merencanakan berkunjung ke Mesir, Filipina, dan Malaysia. Namun, BURT belum menjadwalkan secara pasti kunjungan ke tiga negara itu. Sebab, tiga negara tersebut masih belum memberikan jawaban. Pro-kontra terhadap kunjungan ke Korsel dan Thailand dengan dibungkus 'studi banding' itu sudah muncul belakangan ini. Mereka dikecam lebih karena situasi saat ini, yang masih banyak persoalan di negara berbendera Merah Putih ini. Busung lapar, kemiskinan, dan juga kelangkaan BBM. Intinya, mereka dituding tidak peka terhadap situasi saat ini alias kehilangan sense of crisis. Salah satu yang tidak sepakat dengan kunjungan BURT ke luar negeri ini adalah anggota DPR Alvin Lie. Menurut anggota DPR dari Fraksi PAN ini, seharusnya BURT menunda kunjungannya itu, apalagi sekarang sedang digalakkan gerakan penghematan BBM. "Presiden saja membatalkan kunjungan ke luar negeri. Apa patut BURT DPR tetap ngotot berangkat ke luar negeri di tengah kecaman publik," kata Alvin kepada detikcom, Senin (11/7/2005). Alvin mempertanyakan ngototnya anggota BURT untuk berkunjunga ke luar negeri. "Apa urgensinya kunjungan itu hingga harus jalan terus dalam kondisi seperti ini," ungkap Alvin.Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar telah meminta agar rencana BURT ke luar negeri itu dibatalkan. "Waktunya tidak tepat. Selain masyarakat dirundung busung lapar, juga banyak penyakit dan pengangguran," kata Muhaimin Jumat (8/7/2005). Apakah para anggota BURT yang terhormat akan membatalkan kunjungannya? Kita tunggu saja. (asy/)


Berita Terkait