Pasca Ledakan Bom London, Polisi Terima 1.700 Aduan Telepon

Pasca Ledakan Bom London, Polisi Terima 1.700 Aduan Telepon

- detikNews
Senin, 11 Jul 2005 06:23 WIB
Jakarta - Tiga hari sejak ledakan pada Kamis 7 juli 2005 lalu, aparat kepolisian Inggris sudah mendapatkan berbagai informasi penting dari para anggota masyarakat. Kepolisian Inggris telah menerima kurang lebih 1.700 telepon ke hubungan langsung ke investigasi khusus. "Jumlah yang patut diperhatikan dari telepon ini membuktikan, hal tersebut sangat-sangat berguna bagi kami," kata Asisten Deputi Scotland Yard Komisaris Brian Paddick kepada reuters.com, Senin (10/7/2005).Paddick mengatakan, tiga bom bawah tanah pada Kamis 7 Juli 2005 lalu, meledak hampir bersamaan. Modus ledakan menunjukkan gaya-gaya teroris. Gaya ledakan lebih mendekati dengan menggunakan cara penghitungan waktu, ketimbang bom bunuh diri. Ini berarti bahwa para pembom mungkin masih berkeliaran dan dapat menyerang lagi.AncamanPeringatan keamanan yang besar Sabtu (6/7/2005) malam di kota kedua Inggris, Birmingham, membuat warga Inggris tegang pada hari Minggu. Polisi mengevakuasi 20 ribu orang dari pusat kota pada Sabtu malam. Namun demikian, Paddick beserta jajarannya tidak berhasil menemukan bom. Dirinya menjelaskan, langkah antisipasi yang dilaksanakan pihaknya, merupakan langkah yang cukup tepat."Ancaman yang kami respon kemarin sangat spesifik," kata kepala polisi West Midland Paul Scott-Lee yang mendampingi Paddick. Menurut Scott, Masyarakat Birmingham, semalam dalam bahaya. "Waktu dan juga tempat-tempatnya sangat spesifik," tambahnya lagi. (ism/)


Berita Terkait