"Dari Masjid Nabawi, lahir peradaban Islam yang mengalahkan Romawi dan Persia. Masjid di Bagdad dan sekitarnya melahirkan intelektual muslim yang mengubah dunia," kata Zulkifli dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/5/2018).
Zulkifli mengatakan itu di hadapan ratusan anggota Dewan Masjid Indonesia di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari masjid, ekonomi umat diberdayakan. Dari masjidlah kebudayaan Islam dikenalkan. Dari masjid-lah ilmu pengetahuan Islam menemukan kembali cahaya terangnya," ungkapnya.
Zulkifli menjelaskan, ketika Eropa masih dalam masa kegelapan, masjid telah menjadi cahaya penerang Islam.
"Masjid pusat cemerlangnya umat Islam, sebagai center of excellence kebangkitan umat Islam," tegas Zulkifli.
Ia berharap masjid kembali ke khitahnya, bukan hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga wadah membentuk generasi muda Islam.
"Membangun manusia dan umat dari masjid. Dari masjid bersatu membela umat dan membela rakyat," ungkapnya.
Senada dengan Zulkifli, Wakil Ketua DMI Komjen Syafruddin dalam kesempatan yang sama menyebut organisasi ini bertujuan memakmurkan masjid dengan sikap pengabdian yang tulus dari umat untuk meningkatkan takwa kepada Allah.
"Bukan hanya menjadikan masjid sebagai tempat ibadah, namun juga pusat peradaban," tegas pria yang juga Wakapolri itu. (nwy/ega)











































