Polisi akan Panggil PAM Jaya soal Pekerja yang Tewas di Gorong-gorong

Eva Savitri - detikNews
Rabu, 02 Mei 2018 16:47 WIB
Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta - Polisi menyelidiki kematian Pak Tarno, yang tewas tertimbun longsor saat mengerjakan saluran air di gorong-gorong di Pluit, Jakarta Utara. Pihak PAM Jaya selaku operator proyek tersebut akan dimintai keterangan.

"Kita masih melalukan penyelidikan. Setelah ini, kita juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kontraktor yang mempekerjakan korban, kita juga akan panggil dari pihak PAM Jaya atau Palyja," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim di lokasi kejadian di Jalan Jembatan Tiga, Pluit, Jakarta Utara, Rabu (2/5/2018).

Mustakim belum bisa memastikan kecelakaan kerja tersebut akibat pelanggaran K3 (keamanan dan keselamatan kerja). Polisi akan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk membuktikannya.

"Kita juga minta keterangan dari Disnakertrans DKI Jakarta terkait dengan masalah K3. Setelah kita melakukan pemeriksaan dari semuanya, baru kita bisa ambil kesimpulan tentang bagaimana standar operasional kerjanya dia kan gitu," ucapnya.

Mustakim menerangkan hasil pemeriksaan sementara terhadap keempat saksi saat itu mereka sudah berhasil menggali di kedalaman 6 meter. Namun, tidak lama kemudian, dinding sekitarnya roboh dan menimpa korban.

"Hasil keterangan saksi-saksi bahwa setelah dia berhasil menggali begitu berhasil kurang-lebih 6 meter itu kondisi di tengah-tengah itu tanahnya longsor, baik dari atas, samping kanan, ataupun kiri," tutupnya.

Proses evakuasi Tarno berlangsung selama 12 jam. Tarno meninggal dunia saat dievakuasi.

Video 20Detik: Ada Pekerja Tewas di Gorong-gorong, Sandi Panggil Palyja Hari Ini

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)