DetikNews
Rabu 02 Mei 2018, 16:04 WIB

KSPI Deklarasi Prabowo Capres, Bawaslu: Tidak Masalah

Dwi Andayani - detikNews
KSPI Deklarasi Prabowo Capres, Bawaslu: Tidak Masalah Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menanggapi deklarasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk Prabowo Subianto di momen Hari Buruh. Menurutnya, tidak ada larangan untuk mendeklarasikan capres.

"Deklarasi tidak masalah kan capres belum jelas. Belum ada penetapan (capres) oleh KPU," kata Anggota Bawaslu Rahmat Bagja, di Hotel Golden Boutique, Jl Angkasa, Jakarta Pusat, Rabu (2/4/2018).

[Gambas:Video 20detik]



Bagja mengatakan hal yang tidak diperbolehkan adalah membawa simbol atau lambang partai politik, hal ini dikarenakan partai politik sudah ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2019 dan tahapan kampanye belum mulai. Namun menurutnya, deklarasi capres merupakan hak kebebasan berekspresi.

"Kalau SK penetapan parpol peserta pemilu kan sudah ada, nah itu yang nggak boleh. Kalau capres, mau deklarasi 100 orang juga silakan, hak kebebasan berekspresinya dilindungi oleh negara," ujar Bagja.


Atribut partai politik yang tidak diperbolehkan, yaitu berupa bendera partai, lambang partai dan nomor urut peserta pemilu. Menurutnya hal ini sesuai kesepakatan gugus tugas antara KPU, Bawaslu dan KPI.

"Yang penting tidak simbol partai, bendera partai, lambang partai, nomor urut dan lain-lain yang ada dalam kesepakatan kami KPU, Bawaslu dan KPI," kata Bagja.

Ia mengatakan saat ini Bawaslu tidak dapat memberikan sanksi bila terdapat deklarsi capres-cawapres baik dalam bentuk spanduk atau apapun. Hal ini dikarenakan belum adanya Surat Keputusan penetapan capres-cawapres dari KPU.

"Kalau Pak Prabowo kena (sanksi), itu spanduk yang di pengusaha yang menjanjikan umroh itu juga kena dong? Tidak. Mendeklarasikan diri menjadi capres, silakan," kata Bagja.


"Dia belum masuk dalam SK KPU mengenai penetapan calon presiden, kalau partainya sudah (penetapan). Makanyanya kena partai, kalau capres belum," sambungnya.

Deklarasi dukungan dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk Prabowo ini digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (1/5). Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meneken 10 tuntutan yang disampaikan oleh KSPI.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2018.


(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed