Gunung Merapi Masih Berstatus Waspada
Minggu, 10 Jul 2005 18:11 WIB
Yogyakarta - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah masih berstatus waspada. Selama tiga hari berturut-turut sejak Jumat 8 Juli lalu, Gunung Merapi menunjukkan peningkatan aktifitas vulkanik. Menutut Kepala Seksi Gunung Merapi Subandriyo, sampai hari Minggu (10/7/2005) ini masih ada tren peningkatan aktivitas di Gunung Merapi. Pemantauan dilakukan dari semua Pos Merapi maupun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian /BPPTK).BPPTK sejak hari Sabtu kemarin sudah menaikkan status Merapi dari aktif normal menjadi waspada. Ini karena terjadi peningkatan gempa fase banyak atau gempa multifase dan gempa vulkanik dalam tiga hari terakhir sehingga ada kemungkinan besar memunculkan awan panas atau 'wedus gembel.' "Gempa di puncak terjadi karena ada guguran kawah. Peningkatan aktifitas tersebut juga ditandai adanya deformasi di kawasan puncak Merapi berkisar 15 centimeter," kata Subandriyo kepada detikcom, Minggu (10/7/2005).Berdasar pemantauan yang dilakukan BPPTK, pada Kamis 7 Juli 2005 terjadi 64 kali gempa multifase dan 14 kali gempa vulkanik. Pada hari Jumat 8 Juli, gempa meningkat menjadi 105 kali gempa multifase banyak dan 37 kali gempa vulkanik. Aktifitas ini meningkat lagi pada Sabtu terjadi 161 gempa multifase dan 49 kali gempa vulkanik. "Dalam kondisi aktif normal, gempa fase banyak Merapi rata-rata terjadi kurang dari sepuluh kali setiap hari dan gempa vulkanik kurang dari lima kali. Ini menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas yang berarti," kata Subandriyo.Menurut dia, berdasarkan laporan petugas yang ada di Pos Babadan Kecamatan Dukun Magelang, Pos Ngepos dan Pos Kaliurang Yogyakarta, Minggu sore in cuaca di kawasan puncak Merapi cerah sekali sehingga petugas dengan mudah melakukan pengamatan secara visual. Sampai saat ini belum ada petugas melihat dan melaporkan adanya awan panas. Bila aktifitas meningkat biasanya akan muncul awan panas. Peningkatan aktifitas ini merupakan siklus empat tahunan Gunung Merapi. Terakhir kali, Merapi meletus tanggal 10 Februari 2001.
(gtp/)











































