Mendikbud: Kita Koreksi yang Telah Dikritik

Rizki Ati Hulwa - detikNews
Rabu, 02 Mei 2018 14:46 WIB
Foto: Mendikbud Muhadjir Effendy (Rizki Ati Hulwa/detikcom)
Jakarta - Mendikbud, Muhadjir Effendy, akan mengoreksi kritikan dari berbagai pihak. Hal ini demi kemajuan pendidikan.

"Kita harus koreksi apa yang telah dikritik oleh berbagai pihak. (Koreksi) Untuk kita luruskan dan untuk kita lakukan demi kemajuan pendidikan lebih baik," ujar Muhadjir.

Muhadjir menyampaikan itu dalam pidatonya saat upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, (2/5/2018). Muhadjir bertindak sebagai pembina upacara.



Muhadjir meyakini bad news is a good news, berita buruk adalah berita bagus. Dia pun akan mengoreksi setiap kritik yang disampaikan oleh berbagai pihak.

"Karena itu apapun dikata, kita harus terima dengan lapang dada. Semua kritik yang diarahkan pada kita, terutama para pelaku pendidikan dan kebudayaan," kata Muhadjir.

Ia juga percaya jerih payah dan keringat pelaku pendidikan dan budaya akan menjadi tonggak sejarah yang tak ternilai demi kemajuan Indonesia. Mengangkat tema Hardiknas kali ini dengan 'Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan', Muhadjir serta jajaran karyawan kemendikbud tak lupa memakai pakaian adat daerah Indonesia.

Muhadjir saat itu memakai setelan adat melayu berwarna hijau dengan balutan kain merah di pinggangnya. Dia juga memakai peci hitam di kepalanya.



Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir berpidato dengan bahasanya sendiri. Sebab pidatonya telah beredar di media sosial.

"Dengan sudah tersebarnya pidato yang akan saya bacakan ini di banyak media, maka izinkan saya menyampaikan pidato saya sendiri," ucap Muhadjir diikuti riuh tepuk tangan seluruh peserta upacara.

Tidak ketinggalan, sebelum dimulainya upacara juga ada parade pakaian adat setiap daerah Indonesia. Parade diisi oleh karyawan kemendikbud dan ratusan siswa-siswi sekolah dari berbagai tingkat.

Iringan musik tanjidor, tarian ondel-ondel, pencak silat, serta tari topeng juga mewarnai parade itu. Acara ditutup oleh paduan suara oleh perwakilan siswa SMA. Siswa SMA itu menyanyikan lagu Wajib Belajar.

[Gambas:Video 20detik]



(nwy/nwy)