Tim SAR Masih Cari Korban Tenggelam KM Digoel
Minggu, 10 Jul 2005 13:52 WIB
Jakarta - Tim Search and Resque (SAR) Merauke masih mencari penumpang Kapal Motor (KM) Digul yang tenggelam di perairan Arafura, Papua. Tim meminta bantuan kapal nelayan untuk melakukan pencarian."Tim kita masih di lapangan. Hingga kini belum menemukan korban kembali. Masih sama dengan kemarin, 16 orang yang ditemukan," kata petugas Tim SAR Merauke, Sarina, saat dihubungi detikcom per telepon, Minggu (10/7/2005). Tim SAR Merauke mendapatkan informasi KM Digoel tenggelam pada Jumat 8 Juli lalu. Sedangkan peristiwa tenggelam kapal itu terjadi Kamis 7 Juli malam. "Manifes jumlah penumpang 47 orang termasuk anak buah kapal. Kemarin telah ditemukan 16 orang dibawa ke RSU Merauke," kata Sarina.KM Digoel merupakan kapal motor barang milik perusahaan negara angkutan sungai danau dan penyeberangan. Kapal itu dalam perjalanan dari Merauke ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Kamis pukul 07.00 WIT.Sekitar pukul 11.00 WIT, kapal itu dihantam ombak saat berlayar sekitar 11 mil dari garis pantai Merauke, di kedalaman Laut Arafura. Selain ombak, kapal tenggelam diduga akibat kelebihan muatan.Kepala Kantor Search and Resque (SAR) Merauke Sumpeno Djuwono di Merauke, seperti dilansir Kompas Minggu (10/7/2005) menyatakan, di bagian depan kapal itu ada dua alat berat berupa buldoser, serta satu alat berat lain. Ada pula 600 sak semen, bahan bakar minyak, besi beton, barang kebutuhan pokok, dan barang lain.
(iy/)











































