Ada 4 Pekerja Saat Gorong-gorong Amblas, Tarno di Dalam Lubang

Eva Safittri - detikNews
Rabu, 02 Mei 2018 09:47 WIB
Foto: Proses evakuasi petugas yang terperosok di gorong-gorong (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Sebelum tewas tertimbun longsor, Tarno (42) sedang melakukan galian bersama tiga orang rekannya. Beruntung tiga orang rekannya berhasil selamat karena sudah berada di atas.

Rekan-rekan Tarno yang selamat tersebut yakni Iyan (18), Sarju (46) dan Jai (28). Ketiganya menjadi saksi dalam peristiwa tersebut.

"Sewaktu saksi bersama korban sedang menggali saluran PAM Air Palyja dan posisi korban berada di dalam lubang yang digali tiba-tiba terjadi longsor yang berasal dinding galian. Sehingga korban terjebak di dalam galian lubang saluran PAM Air Palyja tersebut," kata Kepala Sudin Damkar Jakarta Utara Satriadi Gunawan, saat dimintai konfirmasi, Selasa (1/5/20180 malam.

[Gambas:Video 20detik]




Satriadi menambahkan ketiga rekan Tarno itu sempat melakukan upaya pertolongan, namun karena takut terjadi longsor susulan mereka menghentikan pertolongan dan menunggu petugas untuk melakukan evakuasi.

"Para saksi sempat membantu namun dikhawatirkan terjadi longsor kembali. Para saksi menyelamatkan diri," jelas Satriadi.


Dihubungi terpisah, Kanit Reksrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut pukul 15.00 WIB. Namun, tim baru memulai penggalian pukul 18.30 WIB.

"Mereka nggak bisa melakukan evakuasi, sekitar pukul 15.00 WIB lapor ke polsek. Polsek lapor ke dinas rescue Jakut, koordinasi polisi dan tim penyelamat baik pemadam kebakaran, tim rescue dan basarnas, dilakukan penggalian dari pukul 18.30 WIB dan baru pukul 05.00 WIB (korban) bisa dievakuasi," kata Mustakim ketika dihubungi Rabu (2/5).


Mustakim menambahkan pihaknya sudah memeriksa mandor dan dua rekan Tarno. Saat ini pihaknya tengah menyelidiki soal kecelakaan tersebut.

"Ya kan dilihat dulu prosedurnya keselamatan, tata cara dia kerja, ada nggak keselamatannya. Ini kan soal gali yang cukup bahaya bagaimana bahan-bahan oksigen, kita kan nanti akan kita gali juga, robohnya karena longsor," terangnya. (ams/fjp)