detikNews
Selasa 01 Mei 2018, 17:13 WIB

Kopi Jabar Jadi Primadona di Nagoya Jepang

Suci Rizqi Lestari - detikNews
Kopi Jabar Jadi Primadona di Nagoya Jepang Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Nagoya
Nagoya - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memamerkan Kopi Jawa Barat di Festival 2nd Indonesia Week 2018 Nagoya, Jepang. Kopi Jabar yang mejeng di stan Ngopi Saraosna edisi mini rupanya menjadi komoditas andalan.

Untuk diketahui, 2nd Indonesia Week 2018 Nagoya yang digelar di bawah Nagoya TV Tower di Mochinoki Hiroba (Central Park) merupakan festival kolaborasi untuk mewartakan berita baik seputar Indonesia ke seluruh dunia.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), mengatakan bahwa 2nd Indonesia Week 2018 kali ini menjadi kesempatan untuk memasarkan produk-produk unggulan Jabar. Khusus kopi, Aher mengaku bangga dengan keunggulan kopi asal Jabar yang selalu menjadi suvenir wajib dirinya saat berkunjung ke luar negeri.

Kualitas kopi jabar yang mulai mendapat tempat istimewa di pasar komoditas turut dijadikan senjata oleh Pemprov Jabar untuk membuka hubungan dengan luar negeri. Kata Aher, meski delegasi daerah lain kerap membawa kopi sebagai buah tangan bagi tuan rumah, Jabar tetap memiliki tempat tersendiri.

Diplomasi kopi ini memang ditopang oleh kualitas kopi Java Preanger yang unik dan terbaik. Tak heran bila kopi Jabar direspons sangat positif oleh mitra kerja sama.

"Kopi yang lain biasanya premium, kopi yang kita bawa selalu specialty. Ini posisinya tertinggi," ujar Aher dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (1/5/2018).


Aher pun menitipkan pesan kepada masyarakat Indonesia khususnya WNI asal Jabar untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di Jepang. Jika kembali ke Indonesia, mereka diharapkan dapat membangun kampung halamannya.

Inan Salakalangit, WNI asal Jabar yang sudah 20 tahun lebih tinggal di Shizouka pun sengaja datang ke 2nd Indonesia Week 2018 demi kuliner khas Indonesia.

"Saya sengaja datang ke acara ini, meskipun 3 jam perjalanan dari rumah. (Saya) ingin mencicipi kuliner khas Indonesia khususnya Jawa Barat dan baru mengetahui bahwa ada kopi asal Jawa Barat yaitu Kopi Puntang yang menurut informasi tahun 2016 lalu juara di Amerika. Rasanya bangga sekali," katanya.

Dia berharap semoga acara Indonesia Week 2018 dilaksanakan lebih sering lagi untuk mengenalkan produk-produk unggulan Indonesia.

Selain Stand Ngopi Saraosna, ada stand Dekranasda Jabar yang menampilkan kerajinan-kerajinan dan fesyen dari Jabar. Salah satunya koleksi Karina Amanda dari Kika Butik yang menggunakan kain tenun rami batik warna alam dan dipadukan sulam Sashiko Yuza. Koleksi ini mendapat apresiasi dari desainer asal Jepang yang berkunjung ke 2nd Indonesia Week 2018.


Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif dan Gubernur Nagoya Mr Hidayaki Omura mengapresiasi stan-stan perwakilan dari Jabar. Keduanya berharap bisa meningkatkan kerja sama lebih erat lagi antara Indonesia dan Jepang.

Direktur Kreatif Indonesia Week 2018, Galih Sedayu mengatakan, untuk mewarnai festival tersebut ada banyak agenda seru. Kegiatannya berupa Intimate Concert Culinary Bazaar, Live Cooking Demo, Batik Workshop & Lawasan Batik Display, Community Parade, Edu Talkshow, Indonesian Green Action For Nagoya, Indonesia Embassy of Tokyo Public Service, serta Kustomfest & Travel Fair.

Sejumlah kolaborator yang berasal dari Indonesia dan Jepang turut dihadirkan dalam kegiatan 2nd Indonesia Week 2018. Para kolaborator tersebut di antaranya Indonesia Rock Star Empire, Sleaze Party, Indonesia-Japan Band Festival, Matsumoto Machiko (Washoku Cooking Instructor), serta Doni Rachman (Fashion Designer).
(idr/idr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com