ADVERTISEMENT

Pernikahan Dini Kembali Terjadi di Sulsel

M Bakrie - detikNews
Selasa, 01 Mei 2018 16:33 WIB
Pernikahan Dini di Sulsel (M Bakrie/detikcom)
Maros - Belum cukup sebulan publik dihebohkan kasus pernikahan dini di Bantaeng, Sulawesi Selatan, pernikahan serupa kembali terjadi di Sulawesi Selatan. Mereka menikah lantaran dijodohkan oleh orang tua, yang masih bersaudara.

Pihak mempelai lelaki, ST, tercatat baru berusia 14 tahun. Sedangkan istrinya, RS, berumur 16 tahun. Keduanya melangsungkan pernikahan di Makassar lalu menggelar resepsi sederhana di rumah mempelai perempuan di Dusun Balangkasa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Maros.

ST adalah bungsu dari lima bersaudara pasangan DB dan DH. Ia dinikahkan oleh orang tuanya karena semua saudaranya sudah menikah dan saudara perempuannya tidak ada yang tinggal di rumah orang tua lagi.

"Mereka berdua ini bersepupu. Mamanya itu adik-kakak. Saya nikahkan karena mamanya ST ini sakit-sakitan dan tidak ada yang urus. Makanya dia (ST) dinikahkan dengan sepupunya sendiri biar mamanya dijaga sama ponakannya sendiri," kata orang tua ST, DB, Selasa (1/5/2018).

Orang tua ST sudah 19 tahun merantau di Kalimantan Selatan. Mereka tercatat sebagai warga Desa Batu Tunau, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kota Baru, Kalsel. Bahkan ST lahir dan besar di sana serta tidak pernah bertemu dengan istrinya.

"Mereka bertemu saat di sini saja. Tapi mereka tidak ada yang kami paksakan. Sebelum menikah kami tanya semua, mereka bilang mau," lanjutnya. (fjp/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT