Status Gunung Merapi Waspada
Sabtu, 09 Jul 2005 22:04 WIB
Yogyakarta - Status Gunung Merapi meningkat menjadi waspada. Gunung api yang berada di perbatasan antara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dengan ketinggian 2.911 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, mulai hari ini Sabtu (9/7/2005) menunjukkan peningkatan aktivitas dari aktif normal menjadi waspada.Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Dr Ratdomo Purbo menyatakan status aktif Merapi menjadi normal terlihat sejak pagi. "Mulai pukul 09.00 WIB status Merapi memang naik dai aktif normal menjadi waspada. Kami meminta agar masyarakat yang tinggal di lereng gunung Merapi untuk meningkatkan kewaspadaannya," kata Ratdomo kepada detikcom, Sabtu (9/7/2005).Sejak Jumat (8/7/2005) malam lalu Gunung Merapi telah mengalami peningkatan gempa vulkanik sebanyak 30 kali. Selain itu juga mengeluarkan material vulkanik yang diperkirakan arahnya menuju ke barat daya lereng Merapi yaitu ke hulu Kali Putih, Sat dan Senowo. "Saat ini petugas baik yang ada di Pos Babadan Kecamatan Dukun Magelang dan Pos Ngepos terus melakukan pemantauan," katanya.Mengenai perubahan status itu, kata Purbo, pihakanya sudah memberitahukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang dan Pemkab Sleman karena dua wilayah itu merupakan wilayah jalur muntahan material gunung. "Kami juga mengimbau para penambang pasir menghentikan kegiatannya sementara waktu," ujar Purbo.
(mar/)











































