Dituding Berbohong, Khofifah Siap Disumpah Pocong
Sabtu, 09 Jul 2005 14:43 WIB
Jakarta - Khofifah Indarparawansa mengaku tidak keberatan dilaporkan ke polisi oleh PKB Muhaimin Iskandar. Dia menilai kesaksiannya di PN Jaksel, Kamis (7/7/2005), sesuai dengan yang diketahuinya. Bahkan, dia bersedia disumpah pocong untuk mempertanggungjawabkan hal itu."Silakan mereka melaporkan saya. Anda bisa membuka rekaman, yang bohong itu dia atau saya," kata Khofifah lantang usai menjenguk mantan Menag Said Agil Husein Al Munawwar di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (9/7/2005).Kesaksian yang disampaikannya dalam sidang tentang keabsahan Muktamar II PKB, kata Khofifah, benar adanya. Dalam rapat pleno yang digelar pada 26 Oktober 2004, tidak ada keputusan untuk memecat Alwi Shihab sebagai ketua umum PKB."Kalau ada rapat di luar yang memutuskan seperti itu, saya tidak tahu," tandasnya. Dalam rapat pleno saat itu, Khofifah mengaku datang sebagai Ketua FKB di MPR. Saat itu dia memberikan laporan kemajuan FKB. "Yang saya tahu dalam rapat itu yang dibahas adalah rangkap jabatan antara eksekutif dan pengurus partai, namun tidak ada keputusan akhir," kata dia.Karena itu dia menolak dikatakan berbohong. "Saya bersaksi sesuai yang saya lihat dan saya ketahui. Kalau saya harus bersaksi dengan hal yang saya tidak ketahui, saya harus ngomong apa," kata dia.Namun jika PKB Muhaimin akan melaporkannya ke aparat kepolisian dengan dalih dia telah berbohong, Khofifah mengaku siap. "Saya welcome saja. Silakan polisi membuka rekaman biar clear. Saya sih siap. Dia mau sumpah pocong, saya juga sumpah pocong. Saya tidak mau dipaksa memberikan kesaksian yang saya tidak tahu," katanya.
(umi/)











































