"Saya kira ini benar-benar merupakan sesuatu unprofessional. Ini perilaku yang tidak profesional dan kedua unethical, dia nggak etis," kata Sohibul di Bekasi, Minggu (29/4/2018).
Sohibul mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mengusut kasus tersebut. "Saya kira ini harus benar-benar disetop yah. Saya kira kalau Pak Jokowi kalau melihat ini persoalan besar ini harus diusut," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Rini sendiri sudah buka suara atas bocornya rekaman antara dirinya dengan Sofyan Basir yang viral belakangan ini. Menurutnya, ada pihak yang sengaja memotong percakapan tersebut.
"Emang ada percakapan yang dipotong sedemikian rupa sepertinya ada proyek minta fee," kata Rini di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (28/4/2018).
Padahal, dia mengatakan, kenyataan tidak seperti itu. Justru, Rini mengatakan, percakapan itu terkait kepentingan BUMN. Dia mengatakan, hal itu tidak ada urusan untuk kepentingan pribadi.
"Padahal sebagai direksi BUMN kita harus perjuangkan kepentingan BUMN bukan pribadi atau grup," sambungnya.
(fdu/imk)











































