DetikNews
Sabtu 28 April 2018, 20:41 WIB

Berapa Besar Peluang Heppyta Korban Kapal Tenggelam Ditemukan?

Herianto Batubara - detikNews
Berapa Besar Peluang Heppyta Korban Kapal Tenggelam Ditemukan? Foto: Upaya Basarnas Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Morowali (dok Basarnas)
Morowali - Heppyta Mendrofa, korban tenggelamnya kapal motor (KM) STB 1500 di wilayah Morowali, Sulawesi Tengah, hingga kini belum ditemukan. Seberapa besar peluangnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan?

Kepala Kantor SAR Kendari Djunaidi bersama timnya diterjunkan Basarnas untuk melakukan pencarian bersama unsur lainnya termasuk TNI-Polri. Dia menyebut pencarian Heppyta dilakukan selama 7 hari terhitung sejak Kamis (26/4) saat kapal itu tenggelam.

"Kita memperluas pencarian untuk satu korban itu. Rencana kita laksanakan pencarian selama 7 hari. Kalau misalkan nanti tidak ada tanda-tanda kita tutup dulu, nanti ada tanda-tanda kembali baru kita lakukan pencarian," kata Djunaidi saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (28/4/2018).


Djunaidi menyatakan timnya bersama unsur SAR lainnya akan maksimal melakukan pencarian Heppyta. Mereka sendiri melakukan upaya SAR menggunakan KN SAR Pacitan.

Berapa Besar Peluang Heppyta Korban Kapal Tenggelam Ditemukan?Foto: Upaya Basarnas Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Morowali (dok Basarnas)

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Hery Murwono, sebelumnya bicara soal Heppyta. Salah seorang korban selamat menyebut Heppyta yang berperan sebagai masinis II di kapal tersebut tidak sempat menyelamatkan diri alias terjebak di dalam kapal yang tenggelam.

Ketika diminta tanggapannya soal itu, Djunaidi mengaku mendengar hal sama. Meski demikian, dirinya tidak mau berspekulasi. Timnya akan tetap fokus melakukan pencarian dan berharap bisa menemukan Heppyta.

"Namanya kemungkinan masih mereka-reka. Kalau dia terjebak di dalam dengan kedalaman 1.000 meter, ya sudah tidak ada yang bisa turun. Dalam Pak itu (laut) 1.000 meter, posisi tenggelamnya. Tapi itu kemungkinan, bisa juga dia kecapekan tenggelam. Jadi kami tetap mencari. Upaya kami memperluas wilayah pencarian setiap hari," jelasnya.


Insiden tenggelamnya KM STB 1500 ini terjadi Kamis (26/4) sekitar pukul 05.20 Wita. Lokasi kecelakaan sekitar 4 mil sebelum masuk pelabuhan di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park atau PT IMIP.

Berapa Besar Peluang Heppyta Korban Kapal Tenggelam Ditemukan?Foto: Upaya Basarnas Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Morowali (dok Basarnas)

KM STB 1500 berangkat dari Biringkassi Makassar dengan tujuan ke kawasan PT IMIP. Kapal ini milik PT Lintas Bahari Nusantara yang dinakhodai John Heney.

Di tengah jalan, kapal mengalami kebocoran. Kapal bermuatan semen yang mengangkut 16 orang ini pun tenggelam. Satu orang awak yang berperan sebagai mualim I bernama Agung tewas sementara 4 orang lainnya hilang.

Jumat (27/4) pukul 07.00 Wita, tiga dari empat orang korban hilang ditemukan oleh kapal tug boat (TB) Rimau 33 yang sedang melakukan perjalanan menuju Banjarmasin. Mereka semua kemudian dievakuasi ke atas TB Rimau 33.

Nakhoda TB Rimau 33 kemudian putar haluan mendekati area Morowali dan menghubungi pihak terkait. Pukul 10.45 Wita tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri tiba di lokasi TB Rimau dan mengevakuasi korban tewas dan seluruh korban selamat ke atas KN SAR Pacitan.
(hri/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed