BBM Langka, Mahasiswa Yogya Tuntut SBY Rombak Tim Ekonomi
Jumat, 08 Jul 2005 19:31 WIB
Yogyakarta - Ratusan mahasiswa di Yogyakarta menuntut Presiden SBY merombak tim ekonominya. Desakan mahasiswa ini buntut langkanya BBM di sejumlah daerah di Indonesia.Mahasiswa dari BEM UGM, BEM UNY, BEM Unwama, BEM UMY, HMI MPO, dan KAMMI DIY itu tergabung dalam Gerakan Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Gampar). Mereka memulai aksi pukul 14.00 WIB dari Bundaran Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) menuju Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta di Jl. Ahmad Yani, Jumat (8/7/2005).Dari Bundaran UGM, mereka menuju Gedung Agung. Massa mahasiswa ini dikawal ketat petugas dari Poltabes Yogyakarta. Mereka menumpang satu unit bus kota, puluhan sepeda motor dan membawa satu mobil pick up yang dijadikan panggung orasi. Saat melewati Kantor Pertamina Unit IV Pemasaran Yogyakarta di Jl. Mangkubumi, 200-an polisi berjaga-jaga di depan pintu gerbang yang tertutup rapat. Langkah ini diambil untuk antisipasi, mengingat sebelumnya tersiar kabar kantor itu akan menjadi sasaran pendemo. Beberapa mahasiswa sempat berhenti di depan pintu gerbang kantor itu, namun mereka mengurungkan niat berdemo di Kantor Pertamina. Mereka memilih melanjutkan perjalanan ke Gedung Agung Yogyakarta.Koordinator aksi Hanta Yuda AR dalam orasinya mengatakan, pemerintah harus segera menyelesaikan kasus kelangkaan BBM yang terjadi saat ini. Pemerintah juga diminta menjamin tersedianya BBM bagi masyarakat. "Jangan sampai kelangkaan BBM ini dijadikan alasan untuk menaikkan harga," katanya.Pemerintah diingatkan agar jangan coba-coba mengambil keuntungan dalam kondisi ini dengan menaikkan harga BBM. "Jika BBM dinaikkan, mahasiswa dan rakyat akan melawan," ancam Hanta.Pemerintah SBY-JK juga didesak harus segera merombak dan mengganti menteri-menteri ekonominya karena terbukti gagal melakukan perbaikan ekonomi. "Kinerja tim ekonomi terbukti sangat buruk dan pro-pemodal asing ketimbang kepada rakyatnya sendiri, sehingga patut kita copot," katanya.
(umi/)











































