Agus-Annisa Sungkem pada Orangtua dan Mertua

Agus-Annisa Sungkem pada Orangtua dan Mertua

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 17:07 WIB
Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Larasati Pohan telah resmi menjadi pasangan suami-istri. Usai akad nikah, kedua mempelai sungkem kepada kedua orangtua dan mertua, yakni pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Ny Ani Yudhoyono dan Aulia Pohan-Ny Yani Pohan.Prosesi sungkeman ini berlangsung selama sekitar lima menit mulai pukul 15.30 WIB, Jumat (8/7/2005). Sungkeman digelar di ruang tengah kediaman mempelai perempuan di Jalan Senopati Nomor 8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Keluarga mempelai pria, Presiden SBY dan Ny Ani Yudhoyono, tiba di kediaman besan sekitar 20 menit sebelum acara sungkeman berlangsung. Sesuai adat Jawa, saat akad nikah, keluarga calon mempelai putra tidak hadir dan diwakili oleh kerabat dekat.Pertama-tama kedua mempelai sungkem pada orangtua mempelai perempuan. Annisa yang mengawali prosesi ini dengan sungkem kepada ayahnya, kemudian kepada ibunya. Lalu disusul Agus yang sungkem kepada mertua laki-laki, kemudian kepada mertua perempuan.Selanjutnya Annisa sungkem mertua laki-laki, lalu pada mertua perempuan. Saat Annisa sungkem, Ny Ani Yudhoyono tampak terharu. Cukup lama Ibu Negara ini mengusap-usap pundak menantunya. Annisa juga terharu, suaranya terdengar bergetar saat meminta restu. Prosesi ini diakhiri Agus yang sungkem pada ayahnya, kemudian pada ibunya.Berebut Alat-alat DapurAcara dilanjutkan dengan prosesi bubak kawah dan begalan. Kedua prosesi ini dilakukan oleh keluarga Aulia Pohan karena ini pertama kalinya mereka ngunduh mantu.Begalan adalah prosesi memperebutkan alat-alat dapur. Alat-alat dapur itu dibawa dua adik laki-laki Annisa, Angga dan Panji, dengan pikulan. Yang memperebutkan adalah ibu-ibu undangan, terutama yang punya anak perempuan. Tujuannya, supaya anak gadisnya cepat laku.Prosesi ini berlangsung cukup 'anarkis'. Sebelum Angga dan Panji keluar dari pagar rumah, bawaan mereka sudah habis 'dijarah' oleh ibu-ibu.Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi adat Batak sesuai asal mempelai perempuan. Acaranya berupa pemberian ulos oleh sanak keluarga kepada kedua mempelai. Para kerabat, seperti tulang dan inangtulang, amangtua dan inangtua, serta kerabat dekat lain. Mereka menyampirkan ulos ke pundak kedua mempelai. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads