DetikNews
Jumat 27 April 2018, 14:28 WIB

JPO Sudirman Berkonsep Modern, Anies: Cermin Jakarta Kota Maju

Indra Komara - detikNews
JPO Sudirman Berkonsep Modern, Anies: Cermin Jakarta Kota Maju Konsep perbaikan JPO di kawasan Sudirman (Foto: Mochammad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan perubahan desain jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sudirman-Thamrin untuk memfasilitasi seluruh warga. Desain JPO yang dibuat konsep kekinian dinilai penting untuk menampilkan wajah kemajuan Jakarta.

"Ya justru perancangannya mau diubah, supaya bisa memfasilitasi semua. Desain tentu kita ingin buat baik, bagus, hingga mencerminkan juga semangat Jakarta sebagai kota yang maju," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).


Anies mengatakan hal utama yang diutamakan dalam perbaikan JPO itu adalah faktor keselamatan. Selain desainnya dibuat modern, unsur keamanan jadi poin utama dalam pembangunan JPO Sudirman-Thamrin.

"Kemudian juga unsur estetika itu penting, tapi unsur safety, unsur akomodasi pada semua itu lebih penting. Karena pada akhirnya fungsinya adalah untuk bisa menjamin keselamatan orang," paparnya.

"Kenapa ada JPO itu juga kan supaya orang selamat, dan siapa saja bisa menyeberang," sambung Anies.


Pemprov DKI baru merencanakan 12 JPO yang akan diperbaiki dengan konsep kekinian. Anies mengatakan perbaikan itu akan dilakukan bertahap ke JPO lainnya. Jika mendapat respons bagus, Pemprov berencana menambah jumlah daftar JPO untuk diperbaiki.

"Dengan adanya yang baru tadi, lihat efeknya seperti apa, responsnya seperti apa, pemanfaatannya bagaimana, baru dari situ kemudian kita buat lagi. Jangan sampai sekadar membangun supaya kelihatan secara jumlah selesai banyak. Tetapi efek di masyarakatnya kita lihat dulu. Ini kita jadikan sebagai kesempatan untuk di-review," tutur Anies.


Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat menunjukkan bahan presentasi yang memperlihatkan konsep perbaikan JPO tersebut. Dalam bahan presentasi tersebut juga dijelaskan mengenai perkiraan anggaran perbaikan 3 JPO di kawasan Sudirman.

Anggaran 3 JPO yang tertuang dalam bahan presentasi tersebut, yakni JPO Ratu Plaza, JPO Gelora Bung Karno, dan JPO Polda Metro Jaya, diperkirakan sebesar Rp 56 miliar.

Untuk JPO Ratu Plaza, misalnya, anggaran perbaikan konstruksi diperkirakan sebesar Rp 17.394.300.000. Anggaran sebesar itu sudah termasuk pemasangan lift, instalasi listrik, penerangan sistem solar cell, dan jalur khusus kursi roda, atau kereta dorong serta PPN 10 persen.


Kemudian JPO GBK yang diperkirakan membutuhkan dana untuk perbaikan konstruksi Rp 18.471.600.000. Untuk JPO Polda Metro Jaya diprediksi memakan anggaran sebesar Rp 19.362.000.000.

Tiga JPO tersebut akan dilengkapi masing-masing 5 CCTV. Dengan perkiraan biaya pembelian CCTV Rp 9.975.000. Untuk pemasangan dan aktivasi internet CCTV masing-masing sejumlah Rp 20 juta.
(idn/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed