RI Tak akan Keluarkan Travel Warning ke Inggris

RI Tak akan Keluarkan Travel Warning ke Inggris

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 16:06 WIB
Jakarta - Meski satu WNI dipastikan terluka akibat ledakan bom di London, pemerintah Indonesia tidak akan mengeluarkan travel warning bagi WNI yang akan berkunjung ke Inggris. "Tapi KBRI kita di London sudah mengimbau agar WNI di kota tersebut berhati-hati. Hingga saat ini kita belum keluarkan travel warning," kata Jubir Deplu Yuri Thamrin kepada wartawan di sela-sela pertemuan Komisi Bersama tingkat Menlu RI-Timor Leste di Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta, Jumat (8/7/2005).Setelah kejadian tersebut, KBRI di London langsung mengecek ke sejumlah rumah sakit di kota itu dan pihak-pihak terkait untuk memastikan korban dari Indonesia. Hingga kini baru Agus Warjoko yang diketahui menjadi korban bom. Dia adalah deputi general manager Bank Negara Indonesia (BNI) di London.Agus hanya mengalami luka ringan dan sempat dirawat, namun kini ia sudah kembali ke rumahnya. Saat ledakan terjadi, Agus sedang berada di dalam bus yang meledak di sekitar Russell Square. Agus tinggal beserta keluarganya di London dan dalam waktu dekat akan kembali ke Indonesia karena masa tugasnya telah habis. Terkait bom tersebut, pemerintah Indonesia, lanjut Yuri, menyampaikan rasa prihatin dan bela sungkawa yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Inggris. "Kami mengutuk kejadian itu karena terorisme adalah tindakan kekerasan yang tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun," katanya. Ledakan bom secara beruntun yang mengguncang tiga stasiun kereta bawah tanah dan merobek sebuah bus tingkat di pusat kota London itu menewaskan 37 orang. Selain itu, 45 orang mengalami luka-luka serius dan sekitar 700 orang menderita luka ringan. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads