DetikNews
Kamis 26 April 2018, 22:58 WIB

Anies Baswedan: PR Kita soal Kepastian Hukum

Indra Komara - detikNews
Anies Baswedan: PR Kita soal Kepastian Hukum Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Indonesia adalah soal kepastian hukum. Anies mengatakan Indonesia didirikan bukan untuk melindungi mayoritas dan minoritas, melainkan seluruh masyarakat.

"PR kita saat ini kepastian hukum ini yang kemudian implikasinya pada persoalan kriminalisasi," ujar Anies dalam acara Sejarah Pergerakan Islam dan Masa Depan Bangsa di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2018).


Menurut Anies, Indonesia dibangun oleh pendiri bangsa tanpa menggunakan kata 'mayoritas' dan 'minoritas', bahkan tidak juga untuk melindungi kedua kelompok itu. Indonesia, disebut Anies, ada untuk melindungi seluruh bangsa Indonesia.

"Tak ada kata 'mayoritas', 'minoritas', di dalam konstitusi kita dan perdebatan. Artinya, tokoh yang waktu itu berjuang, kalau dalam saksi sekarang tokoh umat mereka menginginkan negara baru di mana di sana ada keadilan sosial bagi seluruh Indonesia," kata Anies.

Anies mengatakan para pendiri bangsa muncul dengan gagasan untuk bangsa dan menggunakan bahasa keadilan. Anies mencontohkan tokoh Agus Salim sebagai tokoh Islam, tapi menanggalkan latar belakang agamanya ketika melakukan diplomasi untuk Indonesia.


"Ketika diplomasi keluar, beliau bawa bangsa seluruhnya tak bawa mayoritas. Jenderal Sudirman, ini adalah seorang guru yang jadi panglima besar dan kalau lihat latar belakangnya adalah tokoh," terangnya.

Karena itu, Anies menilai kondisi Indonesia saat ini kembali ketika dibangun adalah bagaimana mendirikan keadilan sosial.
(tfq/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed