DetikNews
Kamis 26 April 2018, 14:42 WIB

Sidang Vonis Kasus 1 Ton Sabu, Pengamanan PN Jaksel Diperketat

Yulida Medistiara - detikNews
Sidang Vonis Kasus 1 Ton Sabu, Pengamanan PN Jaksel Diperketat Polisi mengawal 8 terdakwa penyelundup 1 ton sabu di PN Jaksel, Kamis (26/4/2018) Foto: Yulida M-detikcom
Jakarta -

Pengamanan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel) diperketat jelang sidang kasus penyelundupan 1 ton sabu lewat Pantai Anyer, Banten. Tim medis juga disiapkan.

"Total ada 60 personel gabungan antara Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya sama Polsek Pasar Minggu," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Harsono, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (26/4/2018).

Delapan orang terdakwa kasus 1 ton sabu tiba di PN Jaksel menggunakan mobil tahanan sekitar pukul 13.30 WIB. Kedelapan terdakwa dikawal polisi bersenjata dengan pengawalan ketat.



Kedelapan terdakwa menggunakan kaos bewarna hitam langsung masuk ke sel tunggu tahanan. Saat tiba, terdakwa menundukkan kepala masuk menuju sel tahanan.

Delapan orang terdakwa WN Taiwan dituntut jaksa dengan hukuman mati. Jaksa meyakini para terdakwa terbukti terlibat penyelundupan narkoba lewat Pantai Anyer.

Lima orang terdakwa, yakni Juang Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Chih Feng, Kuo Chun Yuan, dan Tsai Chih Hung, berperan sebagai pihak yang berada dan bekerja di kapal Wanderlust.

Sedangkan tiga terdakwa, yakni, Liao Guan Yu, Chen Wei Cyuan, dan Hsu Yung Li, berperan menjemput barang bukti 1 ton sabu di Pantai Anyer.




(yld/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed