DetikNews
Kamis 26 April 2018, 14:32 WIB

Dipanggil Pemprov DKI, Griya Pijat G2 Pilih Tutup Sendiri Usahanya

Mochamad Zhacky - detikNews
Dipanggil Pemprov DKI, Griya Pijat G2 Pilih Tutup Sendiri Usahanya Griya pijat G2 di Jaksel (Foto: Dok. Disparbud DKI)
Jakarta - Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) telah meminta keterangan manajemen Griya Pijat G2, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Disparbud DKI menggali informasi mengenai dugaan prostitusi yang terjadi di tempat tersebut.

Kadisparbud DKI Tinia Budiati mengungkapkan pihaknya telah memanggil manajemen G2. Meski surat rekomendasi penutupan belum diterbitkan, menajemen G2 memilih menutup sendiri tempat usahanya.

"Mereka sudah tutup sendiri. Sekarang nggak ada yang berani main-main lagi," kata Tinia saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (26/4/2018).


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud DKI Toni Bako menuturkan pihaknya sudah memanggil manajemen G2 sebanyak dua kali. Panggilan pertama dilakukan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan.

"Jadi, pertama dipanggil sama Sudinparbud Jakarta Selatan. Setelah diteruskan, dinas yang panggil. Ya, informasi yang diterima ada dugaan prostitusi," ujar Toni.


Menurut Toni ada beberapa jenis usaha di sana. Selain griya pijat, ada juga fasilitas karaoke di G2. Toni memastikan meski sudah tutup, Disparbud tetap akan memantaunya kegiatan di sana.

"Nanti secara periodik masih kita pantau. Laporannya hari ini nggak ada kegiatan di G2," terang Toni.
(zak/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed