Pasca Bom London, Jaringan Subway Kembali Beroperasi
Jumat, 08 Jul 2005 13:58 WIB
Jakarta - Sejumlah jaringan transportasi bawah tanah di London, Inggris, kembali beroperasi hari Jumat (8/7/2005) ini. Sebelumnya, seluruh jaringan subway ditutup menyusul serangkaian ledakan bom yang menewaskan puluhan orang, Kamis (7/7/2005) kemarin.Tambahan personel polisi dan anjing-anjing pelacak dikerahkan untuk memonitor keselamatan penumpang. Meski belum berjalan normal, namun London Underground yang digunakan sekitar tiga juta orang setiap harinya itu, mulai beroperasi kembali.Demikian disampaikan pejabat-pejabat Transportasi London, seperti diberitakan AFP, Jumat (8/7/2005).Sebanyak 7 dari total 12 jaringan metro direncanakan untuk kembali beroperasi. Namun otoritas mengingatkan, masih akan terjadi beberapa keterlambatan dibandingkan hari-hari biasa. "Semua tampak normal kecuali puing-puing di stasiun, itu satu-satunya yang saya perhatikan," ujar George Mira, warga London yang biasa menggunakan kereta bawah tanah menuju tempat kerjanya. Dari seluruh jaringan bawah tanah di London, dua di antaranya yang paling parah terkena dampak ledakan bom itu, masih akan tetap ditutup.
(ita/)











































