DetikNews
Kamis 26 April 2018, 10:32 WIB

Dulu DPR Ingin Rumah Dinas Diganti Apartemen, Sekarang Minta Duit

Indah Mutiara Kami - detikNews
Dulu DPR Ingin Rumah Dinas Diganti Apartemen, Sekarang Minta Duit Rumah dinas anggota DPR / Foto: Dok. detikcom
Jakarta - Rumah dinas untuk anggota DPR kembali jadi perbincangan setelah diminta dihapus dan diganti dengan tunjangan. Dulu, pernah ada wacana agar rumah dinas itu diganti apartemen.

Rumah dinas anggota DPR terletak di Kalibata, Jakarta Selatan dan Ulujami, Jakarta Barat. Pada Agustus 2017 lalu, muncul wacana pembangunan apartemen untuk anggota DPR muncul karena rumah dinas di dua lokasi tersebut dinilai jauh dari kantor mereka di kawasan Senayan.



Usulan apartemen untuk anggota DPR saat itu nyaring disuarakan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Apartemen itu diwacanakan dibangun oleh swasta di lahan eks Taman Ria Senayan.

Wacana itu lalu menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Di internal DPR sendiri, sejumlah fraksi menolak pembangunan apartemen DPR dan memilih untuk tetap di rumah dinas.



Akhirnya, Setya Novanto yang saat itu menjabat Ketua DPR, membatalkan wacana itu. Novanto mengaku mempertimbangkan aspirasi masyarakat lalu membicarakannya dengah Fahri. Selain itu, prosesnya akan rumit bila rumah dinas diganti apartemen.

Delapan bulan berselang, rumah dinas anggota DPR kembali jadi bahasan. Ketua DPR saat ini, Bambang Soesatyo meminta pemerintah menghentikan penyediaan rumah dinas untuk anggotanya karena rumah dinas untuk anggota DPR tak pernah ditempati.



Politikus Partai Golkar ini menilai lebih baik anggota DPR diberi uang ketimbang diberi fasilitas rumah dinas. Kata dia, biaya yang dikeluarkan akan lebih rendah ketimbang penyediaan rumah dinas.

"Hanya disediakan seperti yang di pemda DKI, yakni uang pengganti rumah dinas. Itu lebih efektif dan lebih murah jatuhnya. Karena percuma juga banyak anggota DPR yang tidak menempati rumah dinas," kata pria yang akrab disapa Bamsoet.



Namun, wacana rumah dinas diganti duit ini tak langsung diterima oleh semua anggota DPR. Seperti anggota Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo yang menolak hal itu.

"Selaku Anggota DPR-RI saya memang menempati Rumah Dinas yang sudah disediakan oleh Pemerintah tersebut (Ada 2 Kompleks: di Kalibata dan di Pos Pengumben/Ulujami, saya saat ini menempati yang di Pos Pengumben/Ulujami," kata Roy.
(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed