Kapolri Baru Belum Bisa Targetkan Kapan Tangkap Azahari

Kapolri Baru Belum Bisa Targetkan Kapan Tangkap Azahari

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 11:52 WIB
Jakarta - Aksi Kapolri baru dalam perburuan buronan teroris tentu dinanti-nantikan. Tapi ternyata belum ada target, hanya janji upaya maksimal yang diberikan.Respons seadanya dan diplomatis tersebut disampaikan Kapolri yang baru dilantik, Jenderal Pol Sutanto, saat ditanya target waktu menangkap Azahari dan Noordin M Top."Tentu kita terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkapnya," sahut Sutanto usai dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/7/2005).Meski belum bisa menargetkan kapan Azahari dan Noordin M Top diringkus, namun dia memastikan perburuan terhadap buronan teroris kelas kakap ini merupakan salah satu program pokok Polri untuk masa kepemimpinannya."Tentu saja ini merupakan target utama kami dan mendapat prioritas. Saya belajar banyak dari pengungkapan kasus bom Bali, bom Marriott, dan lainnya yang sukses. Kasus ini memang tidak mudah," aku Sutanto.Presiden SBY dalam pidatonya menegaskan, perang terhadap terorisme merupakan salah satu tugas utama kepolisian untuk masa mendatang.SBY juga mencatat, upaya pemberantasan terorisme yang berlangsung pada masa kepemimpinan Jenderal Pol Da'i Bachtiar berjalan cukup sukses, meskipun otak pelaku belum tertangkap."Tentu ini tugas bersama, bukan hanya Polri, tapi juga jajaran terkait lainnya," kata SBY.Mantan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi kepada penggantinya, bukan hanya untuk upaya pembenahan internal Polri, tapi juga kasus-kasus lainnya, termasuk terorisme."Berbagai pengalaman dari kasus-kasus yang saya alami, baik yang gagal maupun sukses, semua adalah referensi yang diperlukan untuk perbaikan ke depan," katanya.Da'i mengaku ingin terus berkontribusi dari luar tubuh Polri bersama teman-teman untuk berbagi kemampuan demi pengembangan kepolisian."Sebetulnya banyak hal-hal yang perlu diketahui tentang problem mendasar Polri. Inilah yang ingin saya kontribusikan, meskipun sudah tidak lagi berada dalam tubuh Polri," kata Da'i. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini