DetikNews
Rabu 25 April 2018, 21:08 WIB

Sinyal Aher Siap Jadi Cawapres Prabowo

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sinyal Aher Siap Jadi Cawapres Prabowo Ahmad Heryawan alias Aher. (Foto: Dok detikcom)
Jakarta - PKS menyodorkan nama Ahmad Heryawan (Aher) sebagai cawapres dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Ketua DPP PKS itu memberikan sinyal kesiapannya.

Aher merupakan satu dari 9 kandidat capres/cawapres PKS. Namun pria yang kini masih menjabat Gubernur Jabar itu disebut menjadi kandidat terkuat untuk disodorkan kepada calon mitra koalisinya, yakni Gerindra.

"Kita persilakan teman-teman Gerindra untuk pertimbangkan dan kaji dengan survei mereka. Kalau menurut teman-teman Gerindra, dari PKS memang Kang Aher yang paling besar dukungan publiknya untuk kemenangan pilpres, maka kemudian kita bicarakan lebih lanjut dengan Majelis Syuro PKS untuk diputuskan secara resmi oleh Majelis Syuro PKS dari 9 nama menjadi 1 nama," kata Ketua DPP PKS Almuzammil Yusuf kepada detikcom, Kamis (19/4/2018).


Ia pun menyebut Aher mendapat suara tertinggi dalam survei internal PKS. Menurutnya, penentuan cawapres harus segera dilaksanakan agar waktu sosialisasi lebih panjang.

"Betul Pak Aher dari 9 capres atau cawapres PKS memang mendapat suara dukungan terbesar dari fungsionaris dan kader PKS," ucapnya.

PKS selama ini diketahui siap mengusung Prabowo sebagai capres. Partai pimpinan Sohibul Iman itu juga diketahui tengah menyerukan gerakan #2019GantiPresiden karena menilai Presiden Joko Widodo tidak mumpuni.

Soal nama Aher yang disodorkan PKS, Gerindra menyatakan masih akan membahasnya terlebih dahulu. Sebab, PKS juga belum memberikan pengumuman resmi soal siapa tokoh mereka yang diajukan sebagai pasangan Prabowo.


"Belum, kan baru kita ketahui dari berita bahwa ada 9 nama yang diusulkan PKS. Yang saya ketahui urutan nama yang diusulkan PKS itu mencerminkan suara dukungan internal," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono.

Menurutnya, Gerindra akan menunggu apakah PKS akan mengusulkan 9 nama untuk dipilih Prabowo atau hanya mengusulkan nama yang telah dikerucutkan dalam proses internal kepada Prabowo. Ferry menyatakan Gerindra bakal mempertimbangkan secara serius jika nantinya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), yang disebut menempati posisi tertinggi di survei internal PKS, diajukan sebagai cawapres untuk Prabowo. Ferry menyatakan Aher dekat dengan Prabowo dan mampu membuat Prabowo menang 60 persen di Jabar saat Pilpres 2014.

"Partai Gerindra menyerahkan sepenuhnya proses kepada PKS sendiri. Apakah 9 nama diserahkan kepada Pak Prabowo untuk memilihnya, atau dari 9 nama itu dikerucutkan baru diserahkan ke Pak Prabowo," kata Aher.

"Akan dipertimbangkan serius. Akan dibahas secara serius, bagaimana menjajaki koalisi dengan partai lain. Sangat dekat pak Ahmad Heryawan itu kan pada 2014 menjadi ketua pemenangan Prabowo-Hatta di Jawa Barat, dan saya sendiri sekretaris tim pemenangan. Berhasil memenangkan Prabowo-Hatta 60 persen di Jawa Barat," lanjut dia.

Setelah isu ini berkembang cukup lama, Aher pun akan bicara. Dia memberikan sinyal siap, meski tak bicara secara gamblang.


"Saya kira kita tunggu bagaimana keputusan DPP, ngalir sajalah, saya sering ketika ada mendoakan (cawapres), jawaban saya amin," ucap Aher di gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/4).

Dia tak mau banyak bicara soal peluangnya menjadi cawapres Prabowo. Aher hanya meminta didoakan.

"Semua pihak yang mendoakan kebaikan saya, termasuk urusan-urusan nasional, saya jawabannya amin saja. Mudah-mudahan Tuhan memberikan yang terbaik kepada kita," ungkapnya.

Namun, sekalipun pada akhirnya Aher diajukan PKS ke Gerindra, dia juga masih harus berhadapan dengan PAN. Sebagai mitra Gerindra, PAN juga mendorong elitenya menjadi cawapres bagi Prabowo. PAN pun menawarkan sang ketum, Zulkifli Hasan.

"Ya, PAN siap memasangkan Bang Zul (Zulkifli Hasan, red) dengan Prabowo," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat dimintai konfirmasi, Kamis (19/4).

Siapkah Aher bersaing dengan Zulkifli?
(elz/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed