DetikNews
Rabu 25 April 2018, 20:09 WIB

Mendagri Heran DPR Minta Rumah Dinas Diganti Duit

Zunita Amalia Putri - detikNews
Mendagri Heran DPR Minta Rumah Dinas Diganti Duit Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tidak habis pikir mengapa DPR ingin pemerintah tidak usah menyediakan rumah dinas lagi. Sebagai gantinya, pimpinan DPR menilai lebih baik anggota DPR diberi uang ketimbang diberi fasilitas rumah dinas.

"Kalau dalam proses sekarang, kata DPR, mayoritas tidak menggunakan rumah ya jangan salahkan pemerintah, terus minta lagi dibuatkan apartemen yang lebih, rumah sudah ada kok, tolonglah dimanfaatkan," ucap Tjahjo kepada wartawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Apabila ada anggota DPR yang tidak menempati rumah dinas karena telah memiliki rumah di Jakarta, Tjahjo menyarankan mereka menyerahkan saja rumah dinasnya kepada negara. Menurut Tjahjo, hal itu lebih bermanfaat karena pemerintahlah yang nantinya melakukan perawatan.


Terkait penggantian uang dibandingkan rumah dinas, Tjahjo mengaku heran. Menurut Tjahjo, para anggota Dewan itu sudah diberi fasilitas yang seharusnya dimanfaatkan.

"Rumahnya ada kok diminta uang, bagaimana? Menurut saya lho, saya dulu sempat 20 tahun pakai rumah dinas. Begitu saya punya rumah ya nggak saya pakai, saya kira itu hak setiap anggota. Nanti kalau tidak disediakan, mau diapain rumah ini, dijual? Kan nggak mungkin itu aset negara," kata Tjahjo.

"Soal apakah DPR nggak mau pakai rumah, ya jangan salahkan atau jangan menuntut yang lain dong. Nanti lama-lama wah ini kompleksnya jauh, wah ini..., ya nggak bisa, kita sama-sama tahu kita membantu kelancaran DPR iya, tapi pemerintah menyediakan sepanjang yang bisa, sepanjang anggarannya ada, sepanjang ini memenuhi berbagai persyaratan dan mekanisme anggaran pemerintah dan DPR iya. Tapi yang sudah ada terus minta sesuatu lagi yang sudah ada mau diapain," Tjahjo menambahkan.

Sebelumnya, DPR meminta pemerintah menghentikan penyediaan rumah dinas untuk anggotanya. Sebab, rumah dinas untuk anggota DPR tak pernah ditempati.


"Soal rumah dinas, kita ada pemikiran di pimpinan (DPR), pemerintah tidak perlu lagi menyediakan rumah dinas," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4)

Bamsoet menganggap lebih baik anggota DPR diberi uang ketimbang diberi fasilitas rumah dinas. Kata dia, biaya yang dikeluarkan akan lebih rendah ketimbang penyediaan rumah dinas.

"Hanya disediakan seperti yang di Pemda DKI, yakni uang pengganti rumah dinas. Itu lebih efektif dan lebih murah jatuhnya. Karena percuma juga banyak anggota DPR yang tidak menempati rumah dinas," kata dia.

Soal besaran uang pengganti rumah dinas, Bamsoet akan menurut kepada pemerintah. "Kita serahkan kepada pemerintah," ujarnya.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed